Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dan media sosial dalam meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik generasi muda di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui kajian berbagai jurnal, buku, dan literatur ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa PKn memiliki peran penting dalam membentuk karakter demokratis, sikap kritis, serta tanggung jawab warga negara melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dan prinsip demokrasi. Sementara itu, media sosial berperan sebagai sarana utama dalam memperluas akses informasi politik, membangun ruang diskusi publik, serta mendorong keterlibatan politik generasi muda melalui aktivitas digital seperti kampanye online, penyebaran informasi, dan partisipasi dalam isu sosial. Namun, perkembangan teknologi digital juga menimbulkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, polarisasi opini, serta rendahnya literasi digital dan politik yang dapat memengaruhi kualitas partisipasi politik pemuda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi politik generasi muda mengalami pergeseran dari bentuk konvensional menuju partisipasi berbasis digital yang lebih fleksibel, namun masih memerlukan penguatan literasi politik dan literasi digital agar partisipasi yang dilakukan tidak hanya bersifat kuantitatif, tetapi juga berkualitas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mendukung demokrasi.
Copyrights © 2026