Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penentuan Supplier Kayu dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Promethee pada UD. Filkin Mebel Gilberth Casye Madilis; Mentari Rasyid*; Billy J. Camerling
ARIKA Vol 20 No 1 (2026): ARIKA
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2026.20.1.15

Abstract

UD. Filkin Wayame merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi perabotan berbahan dasar kayu, yang bekerja sama dengan beberapa supplier untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kayu. Selama proses pengiriman Terdapat permasalahan dalam pemenuhan barang meliputi, kecacatan barang, keterlambatan pengiriman dan ketidaksesuaian jumlah, sehingga diperlukan metode pengambilan keputusan yang sistematis dalam pemilihan supplier. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot prioritas kriteria dan Promethee untuk perengkingan alternatif. Kriteria yang digunakan meliputi harga, kualitas, pengiriman, pelayanan, dan ketepatan jumlah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria kualitas merupakan kriteria terpenting dengan bobot 0,441. Dilanjutkan dengan metode Promethee, nilai net flow tertinggi diperoleh oleh supplier C (Werinama) dengan nilai 0,411, diikuti oleh supplier A (Kobisonta) dengan nilai 0,293 dan supplier B (Bula) dengan nilai -0,704. Dengan demikian supplier C (Werinama) direkomendasikan sebagai supplier terbaik bagi UD. Filkin Wayame.
OPTIMASI PENJADWALAN KULIAH PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Joya Saddani Makaneneng; Billy J. Camerling; Mentari Rasyid
i tabaos Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.3.146-150

Abstract

Penjadwalan kuliah merupakan permasalahan yang kompleks dalam dunia akademik karena melibatkan banyak variabel seperti waktu, dosen, ruang, dan mata kuliah. Proses penjadwalan secara manual sering kali menyebabkan bentrokan jadwal, ketidakseimbangan alokasi kelas, dan penggunaan ruang yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penjadwalan kuliah menggunakan algoritma genetika guna menghasilkan jadwal yang efisien dan dapat diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma genetika, yang dirancang untuk menyusun jadwal kuliah dengan memperhitungkan kendala keras (hard constraints) dan kendala lunak (soft constraints). Kendala keras mencakup penghindaran bentrokan jadwal bagi mahasiswa dan dosen serta penyesuaian jadwal dengan slot waktu yang telah ditentukan. Sementara itu, kendala lunak meliputi kesesuaian ruangan untuk mata kuliah teori dan praktik serta pemerataan jadwal mahasiswa agar tidak ada hari yang terlalu padat. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan nilai fitness, jumlah bentrokan, serta waktu komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan ke-4 dengan pengujian ke-3 menghasilkan solusi optimal, dengan 21 bentrokan, nilai fitness maksimal 0.045454545, dan waktu komputasi 33.14 menit. Algoritma genetika terbukti mampu mengurangi konflik jadwal dan meningkatkan efisiensi proses penjadwalan. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai solusi yang efektif dalam penjadwalan kuliah.
PENENTUAN LOKASI HOME INDUSTRY RISKA BRIDAL UNTUK PENGEMBANGAN USAHA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Sinta Asmawati Paseang; Billy J. Camerling; Johan M. Tupan
i tabaos Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2026.6.1.31-37

Abstract

Salah satu jasa penyewaan baju pengantin dan jasa MUA di Kota Ambon, Riska Bridal adalah usaha yang masih dijalankan pada rumah pribadi. Oleh karena itu, pengeoperasionalnya masih kurang memadai, mengingat lokasinya yang jauh dari jalan utama sehingga masih susah diketahui oleh masyarakat atau calon konsumen dan karena masih berada pada rumah pribadi, lokasi ini tidak terdapat lahan parkir yang cukup luas dan sempitnya jalan membuat akses untuk kendaraan roda empat menjadi sulit. Berdasarkan uraian di atas, maka diperlukan pemilihan lokasi usaha Riska Bridal yang baru. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan alternatif lokasi “Riska Bridal” yang tepat. Agar pendukung keputusannya terpenuhi dalam pengambilan keputusan pemilihan lokasi Riska Bridal. Maka, digunakanlah sebuah metode penunjang untuk pemilihan lokasi, yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan proses pengembangan hipotesis dengan menggunakan perbandingan berpasangan untuk menggambarkan evaluasi dan bobot kriteria dalam kondisi multikriteria. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 alternatif lokasi yang digunakan, yaitu pada daerah Tantu, A. Y. Patty dan pada Paradise dengan 4 kriteria yang relevan dengan penelitian, diantaranya Biaya, Pasar, Aksesbilitas dan Infrastruktur Pendukung. Hasil skor akhir menunjukan bahwa lokasi terbaik untuk pengembangan Riska Bridal adalah pada daerah Tantui.