Salah satu jasa penyewaan baju pengantin dan jasa MUA di Kota Ambon, Riska Bridal adalah usaha yang masih dijalankan pada rumah pribadi. Oleh karena itu, pengeoperasionalnya masih kurang memadai, mengingat lokasinya yang jauh dari jalan utama sehingga masih susah diketahui oleh masyarakat atau calon konsumen dan karena masih berada pada rumah pribadi, lokasi ini tidak terdapat lahan parkir yang cukup luas dan sempitnya jalan membuat akses untuk kendaraan roda empat menjadi sulit. Berdasarkan uraian di atas, maka diperlukan pemilihan lokasi usaha Riska Bridal yang baru. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan alternatif lokasi “Riska Bridal” yang tepat. Agar pendukung keputusannya terpenuhi dalam pengambilan keputusan pemilihan lokasi Riska Bridal. Maka, digunakanlah sebuah metode penunjang untuk pemilihan lokasi, yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan proses pengembangan hipotesis dengan menggunakan perbandingan berpasangan untuk menggambarkan evaluasi dan bobot kriteria dalam kondisi multikriteria. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 3 alternatif lokasi yang digunakan, yaitu pada daerah Tantu, A. Y. Patty dan pada Paradise dengan 4 kriteria yang relevan dengan penelitian, diantaranya Biaya, Pasar, Aksesbilitas dan Infrastruktur Pendukung. Hasil skor akhir menunjukan bahwa lokasi terbaik untuk pengembangan Riska Bridal adalah pada daerah Tantui.
Copyrights © 2026