Benedict Sugiarto
Universitas Katolik Parahyangan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN DAN OPTIMASI BERBASIS SIMULASI EXTRACTIVE DIVIDING WALL COLUMN (EDWC) PADA CAMPURAN AZEOTROP ETIL ASETAT DAN N-HEPTANA MENGGUNAKAN ENTRAINER P-XILENA Yansen Hartanto; Herry Santoso; Marco Prajana; Benedict Sugiarto
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jip.v15i1.38557

Abstract

Distilasi ekstraktif merupakan modifikasi dari distilasi konvensional untuk campuran yang membentuk titik azeotrop dengan memanfaatkan entrainer. Salah satu campuran azeotrop yang umum dijumpai di industri adalah campuran etil asetat dan n-heptana, di mana keduanya digunakan sebagai pelarut, baik secara tunggal maupun campuran. Penelitian ini mengevaluasi pemanfaatan dinding pemisah untuk menggabungkan dua kolom distilasi ekstraktif menjadi satu kolom distilasi yang dikenal sebagai extractive dividing wall column (EDWC). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi variabel desain, seperti tinggi DWC (NDWC), tinggi EDWC (N), lokasi umpan masuk (NF), dan lokasi entrainer masuk (NS), menggunakan simulator Aspen Plus. Optimasi dilakukan secara bertahap untuk menentukan variabel desain yang menghasilkan total annual cost (TAC) paling rendah. Kemurnian produk diharapkan sama seperti pada distilasi ekstraktif konvensional, yaitu 99,7% berat untuk etil asetat dan n-heptana. Dari studi yang telah dilakukan, diperoleh desain optimum dengan tinggi DWC (NDWC) sebesar 56 tahap, tinggi EDWC (N) sebesar 88 tahap, lokasi umpan masuk (NF) pada tahap ke-48, dan lokasi entrainer masuk (NS) pada tahap ke-8. TAC yang dibutuhkan sebesar $2.109.598/tahun dengan basis umpan 10.000 kg/jam. TAC ini 2,8% lebih rendah dibandingkan dengan metode distilasi ekstraktif konvensional dan biaya energi yang lebih murah 5%, sehingga proses ini berpotensi untuk diterapkan secara industri.