Nurul Ilmi Amaliah S Jaya
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP PROSES MENGAJAR GURU BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nurul Ilmi Amaliah S Jaya; Putri Indira; Marsya Putri Annisyah; Anita Candra Dewi
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.11031

Abstract

Twenty-first-century education requires learning processes that not only focus on content mastery but also foster critical thinking, creativity, collaboration, and communication skills. One approach that supports these objectives is the deep learning model, which emphasizes meaningful conceptual understanding and active student engagement in the learning process. This study aims to describe the implementation of the deep learning model and its impact on the teaching practices of an Indonesian language teacher at SMA Muhammadiyah 16 Makassar. The study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through semi-structured interviews with an Indonesian language teacher and analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that deep learning was implemented through strong content mastery, the use of various instructional models such as Cooperative Learning and Discovery Learning, and the integration of technology to support classroom activities. The implementation of this model increased students’ participation, motivation, and confidence in expressing their ideas while also promoting the development of critical thinking skills. However, its effectiveness was constrained by challenges such as low concentration and motivation among some students due to uncontrolled digital technology use. Therefore, deep learning contributes positively to creating more meaningful, active, and student-centered Indonesian language learning. ABSTRAK Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Salah satu pendekatan yang mendukung tujuan tersebut adalah model pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pemahaman konseptual secara bermakna dan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran mendalam serta dampaknya terhadap proses mengajar guru Bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah 16 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru Bahasa Indonesia dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran mendalam dilakukan melalui penguasaan materi yang baik, penggunaan model pembelajaran yang bervariasi seperti Cooperative Learning dan Discovery Learning, serta pemanfaatan teknologi sebagai pendukung pembelajaran. Penerapan model ini mendorong peningkatan partisipasi, motivasi, dan keberanian siswa dalam menyampaikan gagasan serta mendukung perkembangan kemampuan berpikir kritis. Namun, efektivitas pembelajaran masih menghadapi kendala berupa rendahnya konsentrasi dan motivasi sebagian siswa akibat penggunaan teknologi digital yang kurang terkontrol. Dengan demikian, pembelajaran mendalam berkontribusi positif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih bermakna, aktif, dan berpusat pada siswa.