This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Syahril Syahril Mohammad Ilham
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Pembangunan Partisipatif dalam Pengembangan Ekowisata Banyuurip Mangrove Center di Desa Banyuurip Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik Syahril Syahril Mohammad Ilham; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.79261

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam pembangunan daerah adalah rendahnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program, sehingga diperlukan pendekatan komunikasi yang mampu membangun partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses komunikasi pembangunan partisipatif Guy Bessette (2004) yang diterapkan oleh pemangku kepentingan Banyuurip Mangrove Center (BMC) dalam mendukung pengembangan ekowisata BMC, serta menganalisis bagaimana bentuk partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat desa Banyuurip pada setiap tahapan program pengembangan di BMC. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di kawasan Ekowisata Banyuurip Mangrove Center (BMC). Subjek penelitian meliputi Pemerintah Desa Banyuurip, Pokdarwis, Pokmaswas, pengelola Ekowisata, kelompok pelestari lingkungan, dan masyarakat lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model penjodohan pola ( pattern matching ) Robert. K. Yin, dengan cara membandingkan data empiris dengan asumsi teori yang kemudian menyimpulkan dan ketidaksesuaian temuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi secara informal dan penyampaian pesan berdasarkan kebutuhan lokal dinilai lebih efektif dalam mendorong keterlibatan pada setiap tahapan program pengembangan BMC. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pembangunan partisipatif berperan penting dalam memperkuat kolaborasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekowisata. Saran penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi pembangunan partisipatif perlu diperkuat melalui integrasi media tradisional dan digital, peningkatan literasi masyarakat digital, dan mampu menghasilkan rekomendasi aplikatif bagi pembangunan berbasis berbasis.