Perkembangan teknologi digital dan hadirnya Generative Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Berbagai platform AI generatif seperti chatbot, mesin pencari berbasis AI, dan alat bantu penulisan akademik mampu memberikan informasi secara cepat dan mudah diakses. Namun, kemudahan tersebut juga menimbulkan tantangan berupa munculnya informasi yang tidak akurat, bias, atau bahkan tidak memiliki sumber yang jelas. Oleh karena itu, kemampuan verifikasi informasi akademik menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa dan civitas akademika. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penguatan literasi digital dalam meningkatkan kemampuan verifikasi informasi akademik di era Generative AI. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal dan publikasi ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital berperan penting dalam membantu pengguna mengevaluasi kredibilitas sumber, memverifikasi informasi, serta menggunakan teknologi AI secara kritis dan bertanggung jawab. Penguatan literasi digital dapat dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, pelatihan keterampilan informasi, serta pengembangan budaya akademik yang mendukung penggunaan teknologi secara etis. Dengan demikian, literasi digital menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas informasi akademik di era digital