Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENERIMAAN SISTEM (MYUNNES-KEUANGAN) DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) PADA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Riza Firmansyah; Rudi Hartono; Anik Maghfiroh
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 10 No 2 (2023): JMBI UNSRAT Volume 10 Nomor 2
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v10i2.49519

Abstract

Abstract.     The purpose of this study was to determine the effect of perceived usefulness, perceived ease of use, and perceived risk on acceptance of the MyUnnes-Financial system. The sample taken was 80 people selected using the probability sample method. The data analysis technique used is SmartPLS 3.3.3 Software to test the research hypothesis. The results of this study indicate that perceived usefulness and perceived risks have a positive effect on acceptance of the MyUnnes-Keuangan. Meanwhile, perceived ease of use has no effect on acceptance of the MyUnnes-Keuangan.     Abstrak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, dan persepsi risiko terhadap penerimaan sistem MyUnnes-Keuangan. Sampel yang diambil berjumlah 80 orang yang dipilih menggunakan metode sampel probabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah Software SmartPLS 3.3.3.untuk melakukan pengujian hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan persepsi kemanfaatan dan persepsi risiko berpengaruh positif terhadap penerimaan sistem MyUnnes-Keuangan. Sedangkan persepsi kemudahan tidak berpengaruh terhadap penerimaan sistem MyUnnes-Keuangan.
Pengembangan E-Book Tutorial Rias Fantasi Underwater World Pada Program Studi Tata Kecantikan Thesia Flores Langko; Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Ifa Nurhayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4829

Abstract

Pembelajaran praktik rias fantasi Underwater World pada pendidikan vokasi seringkali menghadapi kendala karena kurangnya panduan visual yang sistematis, sehingga mahasiswa kesulitan dalam menguasai teknik kompleks dan aspek keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan media pembelajaran berupa e-book tutorial berbasis digital guna meningkatkan kompetensi praktik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang berfokus hingga tahap validasi produk. Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa produk e-book ini mencapai persentase kelayakan yang tinggi dan memenuhi kriteria sangat valid. Dapat disimpulkan bahwa e-book tutorial rias fantasi Underwater World layak digunakan sebagai panduan pembelajaran yang efektif untuk membantu mahasiswa vokasi menguasai teknik tata rias secara sistematis.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Site Pada Mata Pelajaran Nail Art di SMK Printis 29 Ungaran Tika Putri Rahayu; Anik Maghfiroh; Mia Hafizah Tumangger; Ifa Nurhayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4855

Abstract

Pendidikan adalah proses yang dirancang secara sistematis untuk membuat lingkungan belajar yang memungkinkan siswa mencapai potensi terbaik mereka. Pendidikan memberi orang kesempatan untuk menjadi lebih baik dalam moralitas, kepribadian, kecerdasan, kekuatan spiritual, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan media pembelajaran berbasis Google Sites pada mata pelajaran Nail Art di SMK Printis 29 Ungaran. Untuk penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah (R&D) dan model pengembangan ADDIE, model ini terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga validator ahli media dan ahli materi, serta dua puluh empat siswa yang berpartisipasi dalam uji kepraktisan. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa materi pendidikan berbasis Google Sites yang dikembangkan memiliki tingkat kualitas yang sangat tinggi. Hasil validasi media menghasilkan persentase sebesar 97,08 % sedangkan, hasil validasi materi menghasilkan persentase sebesar 92,00 %. Berdasarkan pada kedua hasil rekapitulasi validitas ahli materi dan ahli media memperoleh persentase sebesar 95,00% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Sedangkan, hasil uji kepraktisan yang diperoleh dari tanggapan siswa menunjukkan persentase 92,70 % yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Kesimpulanya penelitian ini menunjukkan bahwa media pendidikan yang dikembangkan mudah digunakan dan dapat membantu peserta didik memahami materi pelajaran. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan Pengembangan Media Pembelajaran berbasis Google Sites Pada Mata Pelajaran Nail Art di SMK Printis 29 Ungaran sangat valid dan praktis, sehingga dapat digunakan sebagai materi pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah.  
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Tata Rias Pengantin Jawa Bagi Mahasiswa Tata Kecantikan UNNES Shalom Sihing Manah; Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Pramesti Adika Ratri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook pada mata kuliah Rias Pengantin Jawa bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Kecantikan Universitas Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah (Research and Development). dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subyek penelitian terdiri atas 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Kecantikan angkatan 2023, pengumpulan data menggunakan angket yang dianalisis dengan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa media flipbook yang dikembangkan memeperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 88% dan ahli media sebesar 86%. Selain itu, uji respon mahasiswa menunjukkan persentase 82,93% yang termasuk kategori sangat layak. Berdasarakan hasil penelitian, media pembelajaran flipbook ini dinyatakan layak untuk diterapkan untuk mendukung proses pembelajaran.
Peran Program Magang dalam Meningkatkan Keterampilan Makeup Mahasiswa Pendidikan Kecantikan: Penelitian Wahyu Widaningsih; Ayu Fella Shifa; Axcel Martsanda; Trisnani Widowatisari; Anik Maghfiroh; Rina Hidayah; Adisty Husna; Nawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7053

Abstract

Industri kecantikan yang terus berkembang pesat menuntut ketersediaan tenaga kerja yang tidak hanya berbekal pengetahuan akademis, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang terukur dan aplikatif. Program magang di studio makeup artis dipandang sebagai salah satu instrumen paling efektif dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan formal dan tuntutan dunia industri kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran program magang dalam meningkatkan keterampilan makeup mahasiswa pendidikan kecantikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus, melibatkan dua puluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Rias yang telah merampungkan magang minimal tiga bulan di studio makeup artis profesional. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan telaah dokumen portofolio. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi empat domain perkembangan utama, yaitu penguatan kompetensi teknis aplikasi makeup, pematangan kepekaan estetika dan adaptasi artistik, pengembangan kecakapan interpersonal dan manajemen klien, serta pembentukan mentalitas dan etos kerja profesional. Penelitian juga menemukan bahwa efektivitas magang sangat ditentukan oleh kualitas supervisi, keragaman pengalaman kerja, keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, dan motivasi intrinsik mahasiswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kemitraan strategis antara institusi pendidikan dan industri kecantikan dalam pengembangan program magang yang terstruktur dan berkelanjutan.
Analisis Peran Program Magang dalam Meningkatkan Kompetensi Makeup Mahasiswa di Industri Makeup Artist Pengantin : Studi Literatur: Penelitian Lucky Amelia Putri; Dini Wulan Dari; Intan Amalya Putri; Tasya Nurjanah; Trisnani Widowati; Anik Maghfiroh; Mohamad Qodri; Haryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.7058

Abstract

Program magang berperan penting dalam menjembatani pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri, khususnya pada industri makeup artist pengantin. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program magang dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa makeup melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan data sekunder berupa jurnal, buku, dan publikasi ilmiah lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang mampu meningkatkan keterampilan teknis makeup, kemampuan komunikasi, adaptasi terhadap standar industri, profesionalisme, serta kesiapan kerja mahasiswa. Magang juga memberikan pengalaman langsung dalam memahami kondisi kerja nyata dan pelayanan berbasis kebutuhan klien di industri kecantikan. Kebaruan penelitian terletak pada fokus kajian terhadap industri makeup artist pengantin sebagai bidang vokasional yang memadukan kompetensi artistik, teknis, dan interpersonal. Oleh karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri kecantikan perlu diperkuat untuk mengoptimalkan program magang berbasis kompetensi.
Dari Bedak ke Branding: Evolusi Industri Kosmetik Dunia dan Indonesia Khayrunnisa Hidayah Desti; Anik Maghfiroh; Maria Krisnawati; Yasmin Radiyya Prasojo; Najwa Noviana Zuhairoh; Martha Jayatri Milandari; Difa’ Nabilsia Dewi
JEBMAFA: Journal of Economics, Business, Management, Accounting, Finance, and Administration Vol. 1 No. 1 (2025): JEBMAFA: Journal of Economics, Business, Management, Accounting, Finance, and A
Publisher : CV. Megantara Abdi Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi transformatif industri kosmetik global dan Indonesia selama periode 2020-2025, khususnya dalam konteks pergeseran dari produk tradisional menuju paradigma yang didorong oleh branding dan teknologi digital. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA, studi ini mengidentifikasi bahwa pertumbuhan signifikan industri di Indonesia (ditandai peningkatan pelaku usaha menjadi 1.010 unit) diakselerasi oleh inovasi formulasi menuju produk cosmeceuticals berbasis bahan aktif ilmiah. Akselerasi pasar ini didukung oleh penetrasi digitalisasi, di mana teknologi Augmented Reality (AR) dan Live Shopping berfungsi mengurangi ketidakpastian konsumen dalam belanja daring. Secara fundamental, strategi branding digital terbukti menjadi determinan utama persaingan, mengkonversi citra merek yang kredibel dan storytelling menjadi loyalitas di tengah tingginya perilaku kritis konsumen dan isu kosmetik ilegal. Meskipun demikian, industri masih dihadapkan pada tantangan strategis berupa ketergantungan tinggi pada bahan baku impor , menyoroti kebutuhan mendesak untuk investasi Riset dan Pengembangan (R&D) guna mencapai kemandirian bahan baku lokal.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN (STAD) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN TATA RIAS WAJAH Vivi Widyastuti; Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Mia Hafizah Tumangger
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10127

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low level of student participation and activeness in the learning process, particularly in the Facial Makeup subject in Class X Beauty 1 at SMK Negeri 6 Semarang. This condition indicates the need for an instructional model that can enhance students’ active engagement. Therefore, this study aims to optimize student activeness through the implementation of the cooperative learning model of the Student Teams Achievement Division (STAD) type. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in the 2025/2026 academic year, involving students of Class X Beauty 1 as the research subjects. The research procedure was carried out in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data collection techniques included observation sheets of student activeness, interviews, and documentation. The results showed a gradual improvement in student activeness, increasing from an initial condition of 50% to 80% in Cycle I, and reaching 87.25% in Cycle II. Thus, it can be concluded that the implementation of the STAD learning model is effective in improving students’ activeness in the Facial Makeup learning process. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Tata Rias Wajah di kelas X Kecantikan 1 SMK Negeri 6 Semarang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi keaktifan siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian siswa kelas X Kecantikan 1. Prosedur penelitian dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan siswa, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa secara bertahap, yaitu dari kondisi awal sebesar 50%, meningkat menjadi 80% pada siklus I, dan mencapai 87,25% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran Tata Rias Wajah.
SMART FLIPBOOK LEARNING: PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN RIAS PENGANTIN BAGI MAHASISWA TATA KECANTIKAN Anik Maghfiroh; Ade Novi Nurul Ihsani; Trisnani Widowati; Ghodam Eko Saputro
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10544

Abstract

ABSTRACT The advancement of digital technology highlights the importance of interactive learning media to improve the quality of the learning process, particularly in skill-based fields such as bridal makeup. However, learning in the cosmetology study program still relies on conventional methods that do not optimally support the visualization of techniques, resulting in low levels of student understanding and learning independence. This study aims to develop Smart Flipbook Learning-based media as an alternative solution to enhance learning quality. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects consisted of 15 cosmetology students. The research instruments included validation sheets assessed by material experts and media experts, as well as evaluations of student learning outcomes. The results showed that the developed media achieved feasibility scores of 85.59% from material experts and 85.84% from media experts, categorized as highly feasible. In addition, student learning outcomes reached an average of 84.5%, categorized as very good. Therefore, the developed media is considered feasible and effective for bridal makeup learning. ABSTRAK Kemajuan teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran interaktif yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar, khususnya pada bidang keterampilan seperti rias pengantin. Namun, pembelajaran rias pengantin pada program studi tata kecantikan masih didominasi metode konvensional yang kurang mendukung visualisasi teknik secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Smart Flipbook Learning sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 mahasiswa tata kecantikan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta evaluasi hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 85,59% dari ahli materi dan 85,84% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Selain itu, hasil belajar mahasiswa mencapai rata-rata 84,5% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran rias pengantin.
Keluarga, Babad Wayang Banyumasan dan Layar Digital: Strategi Augmented Reality untuk Revitalisasi Budaya Banyumas Godham Eko Saputro; Muhammad Wildan Khunaefi; Muh Fakhrihun Naam; Maria Krisnawati; Anik Maghfiroh
Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Vol. 26 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/nirmana.26.1.22-36

Abstract

Revitalisasi budaya lokal dalam lanskap digital menuntut strategi visual yang kontekstual dan lintas generasi. Artikel ini mengkaji produksi augmented reality Babad Wayang Banyumasan sebagai medium edukatif dan interaktif untuk keluarga digital native. Fokus utama terletak pada tiga peran keluarga: sebagai agen transmisi budaya, sebagai target audiens lintas generasi, dan sebagai sumber nilai dalam narasi pewayangan. Kisah babad wayang Banyumasan yang sarat nilai kesetiaan, tanggung jawab, serta konflik anak dan orang tua menjadi landasan naratif yang relevan dengan dinamika keluarga modern. Penelitian menggunakan pendekatan desain tiga tahap: inspirasi (eksplorasi nilai lokal dan audiens), konsepsi (perumusan konsep narasi visual), dan implementasi (produksi augmented reality berbasis karakter lokal dan prinsip sinematik adaptif). Alih-alih memakai pola dramatik Barat, narasi dikembangkan berbasis nilai dan ritme budaya Banyumas. Hasilnya menunjukkan bahwa augmented reality ini berfungsi ganda: sebagai alat revitalisasi budaya dan jembatan komunikasi antar generasi dalam keluarga. Dengan menyematkan nilai-nilai lokal ke dalam medium visual kontemporer, Babad Wayang Banyumasan menawarkan model desain komunikasi yang relevan, etis, dan edukatif bagi keluarga Indonesia masa kini.