Euis Mutmainah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Globalisasi terhadap Identitas Islam Pelajar: Analisis Kasus SMA Islam dan Madrasah di Era Digital Euis Mutmainah; Fandy Adpen Lazzavietamsi
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi digital melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube telah memengaruhi proses pembentukan identitas pelajar Muslim di SMA Islam dan madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena dualisme nilai pada pelajar serta merumuskan kurikulum wasathiyah digital sebagai strategi penguatan identitas Islam di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada SMA Islam dan madrasah aliyah. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dualisme nilai muncul dalam bentuk kesenjangan antara perilaku religius di lingkungan sekolah dan pola interaksi pelajar di ruang digital. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dikotomi ilmu antara agama dan sains, rendahnya literasi digital, serta terbatasnya pendampingan dari guru dan orang tua. Pelajar sering kali tidak memiliki kerangka berpikir yang terintegrasi untuk menyaring berbagai informasi dan budaya global yang mereka akses melalui media sosial. Penelitian ini menawarkan kurikulum wasathiyah digital yang terdiri atas literasi kritis berbasis tauhid, etika digital Islami, dan pelatihan produksi konten dakwah kreatif. Kurikulum tersebut bertujuan membentuk pelajar yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus menjadi produsen konten positif. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai tauhid, akhlak, dan ilmu pengetahuan dalam membangun identitas Islam yang kuat, moderat, dan adaptif terhadap perkembangan global
Beban Administratif dan Dampaknya terhadap Profesionalisme Guru dalam Pendidikan Islam Modern Euis Mutmainah; Iwan Falahudin; Lalu Turjiman Ahmad
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru dalam lembaga pendidikan Islam menghadapi beban administratif yang terus meningkat dan secara fundamental bertentangan dengan peran pedagogis mereka sebagai murabbi dan mu'allim. Penelitian ini mengkaji: (1) bentuk dan besaran beban administratif guru pada lembaga pendidikan Islam; (2) dampak beban tersebut terhadap profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran; serta (3) strategi kebijakan dan solusi pengurangan beban administratif dalam konteks pendidikan Islam modern. Berlandaskan Teori Burnout Maslach, Teori Profesionalisme Peran, dan kritik New Public Management (NPM), studi kepustakaan kualitatif ini mensintesis 35 sumber akademik yang mencakup jurnal terindeks Scopus, publikasi terakreditasi SINTA, data pemerintah, dan laporan OECD. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi konsep Islam tentang gangguan peran murabbi dengan literatur beban administratif kontemporer persimpangan teoretis yang masih kurang dieksplorasi. Temuan menunjukkan bahwa guru menghabiskan 30–50% jam kerja untuk tugas non-pedagogis, dengan guru madrasah menanggung beban ganda akibat dualisme mandat kementerian. Kondisi ini secara signifikan mengurangi interaksi bermakna guru-siswa, meningkatkan tingkat burnout hingga 65%, dan mengikis kreativitas mengajar. Solusi yang diusulkan mencakup sistem digital single-entry, redistribusi tugas administratif kepada tenaga non-pengajar, serta reformasi budaya kelembagaan yang berpijak pada prinsip Islam tentang amanah dan maslahah