Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fikih Manhajī dan Qaulī; Analisis Metodologi terhadap Mekanisme Ijtihād dalam Penetapan Hukum Ahmad Royhan; Cucu Surahman
Syariah: Journal of Fiqh Studies Vol 3 No 2 (2025): Syariah: Journal of Fiqh Studies
Publisher : Bidang Penelitian Dan Penulisan Karya Ilmiah (bp2ki) Ma'had Aly Lirboyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61570/syariah.v3i2.209

Abstract

Studi ini didorong oleh kebutuhan untuk memperkuat metodologi istinbāṭ hukum di tengah keterbatasan teks-teks fikih klasik dan kompleksitas isu-isu kontemporer yang semakin berkembang. Perbedaan konteks sosial antara ulama terdahulu dengan Indonesia modern menyoroti urgensi kerangka istinbāṭ yang mengintegrasikan teks-teks naskah, maqāṣid, dan analisis sosial secara operasional. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan konstruksi metodologis fikih qaulī dan manhajī sebagai dua model ijtihad yang menghubungkan wahyu dengan realitas kekinian. Dengan menggunakan penelitian pustaka kualitatif, studi ini menerapkan metode deskriptif–analitis dan komparatif untuk mengkaji literatur ushul fikih klasik dan kontemporer yang terintegrasi dengan maqāṣid asy-syarī‘ah. Temuan menunjukkan bahwa ijtihad qaulī beroperasi dengan memilih dan menguatkan pendapat hukum untuk kasus-kasus baru, sedangkan ijtihad manhajī merumuskan ketetapan hukum melalui penalaran analogis, keumuman teks setingkat mujtahid, dan mafhūm al-kalām ketika teks tidak eksplisit. Keduanya menunjukkan fleksibilitas hukum Islam sekaligus menjaga komitmen pada konsistensi naskah, maṣlaḥah, dan stabilitas sosial. Integrasi fikih manhajī–qaulī pada akhirnya menawarkan model operasional dan adaptif yang berakar pada maqāṣid, memberikan kerangka kerja yang relevan untuk menjawab berbagai masalah keagamaan dan sosial modern sekaligus memungkinkan evaluasi berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
KONSEP LINGKUNGAN PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN: ANALISIS TAFSIR TARBAWI QS. AL-BAQARAH: 153 Muhamad Mauris Faruqi Ali; Cucu Surahman; Elan Sumarna
Kreatifitas Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2024): Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Diniyyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/kreatifitas.v13i2.1254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep lingkungan pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an dengan fokus pada QS. Al-Baqarah: 153 melalui pendekatan tafsir tarbawi. Ayat ini menekankan pentingnya kesabaran dan salat sebagai metode mendekatkan diri kepada Allah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, termasuk dalam konteks pendidikan. Lingkungan pendidikan dalam Islam tidak hanya dibatasi oleh ruang fisik, tetapi juga mencakup kondisi psikologis dan spiritual yang mendukung pertumbuhan intelektual dan moral peserta didik. Melalui analisis tafsir tarbawi, ditemukan bahwa QS. Al-Baqarah: 153 menawarkan prinsip-prinsip dasar untuk membangun lingkungan pendidikan yang harmonis, yaitu kesabaran, kekuatan spiritual, dan keteladanan dari pendidik. Kesabaran dalam proses pendidikan bukan hanya sikap pasif, tetapi juga mencerminkan kemampuan menghadapi kesulitan dengan ikhtiar dan tawakkal kepada Allah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan pendidikan yang islami harus mendorong keseimbangan antara pengembangan kognitif, afektif, dan spiritual. Pemahaman ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pendidik Muslim dalam menciptakan lingkungan belajar yang selaras dengan nilai-nilai Islam, serta memperkuat karakter peserta didik dalam menghadapi tantangan dunia modern.