Muhammad Apis Daulay
Stai Nurul Falah Air Molek

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Lp3h Dalam Implementasi Uu No 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal Dwi Indah Lestari Nasutions; Muhammad Apis Daulay
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 2 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v2i1.5976

Abstract

Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yuridis empiris, melalui pengumpulan data primer berupa wawancara dan data sekunder dari literatur serta peraturan perundang-undangan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa LP3H memainkan peran strategis sebagai fasilitator dan pendamping dalam mekanisme sertifikasi halal, yang mencakup aktivitas sosialisasi dan edukasi, pendampingan teknis komprehensif, pemantauan serta evaluasi berkelanjutan, dan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI). Di samping itu, pelaksanaan program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) terbukti efektif dalam memperluas aksesibilitas UMKM terhadap sertifikasi halal melalui minimisasi hambatan finansial. Meskipun demikian, dalam implementasinya masih dihadapkan pada berbagai kendala, khususnya rendahnya tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap pengungkapan data pribadi. Dengan demikian, diperlukan penguatan profesionalisme para pendamping, optimalisasi strategi komunikasi, serta sinergi kolaboratif antarlembaga untuk meningkatkan efektivitas implementasi jaminan produk halal di Indonesia.  
Dampak Penutupan Selat Hormuz Terhadap Ekonomi Global dwi hartini; Muhammad Apis Daulay
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10550

Abstract

The Strait of Hormuz is the world's most crucial maritime route for the shipment of crude oil and liquefied natural gas (LNG). This study aims to analyze the potential global economic impacts of a total or partial blockade of this route due to geopolitical tensions. This study uses a descriptive qualitative approach with a literature review and secondary data analysis. The findings indicate that a blockade of the Strait of Hormuz could trigger a spike in oil prices beyond a critical threshold in a short time. This would cause a domino effect in the form of increased production costs, high inflation in various countries, and a potential global recession due to energy market uncertainty. Furthermore, the dependence of Asian and European countries on energy from the Gulf region makes them the most vulnerable to economic impacts. The results of this study emphasize the importance of diversifying energy sources and alternative logistics routes for the international community. Recommendations are provided to global policy authorities to strengthen maritime diplomacy and strategic energy reserves to mitigate the risk of extreme economic shocks due to conflict in the region. Selat Hormuz adalah rute maritim paling krusial di dunia untuk pengiriman minyak mentah dan gas alam cair (LNG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dampak ekonomi global dari blokade total atau sebagian pada rute ini akibat ketegangan geopolitik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tinjauan literatur dan analisis data sekunder. Temuan menunjukkan bahwa blokade Selat Hormuz dapat memicu lonjakan harga minyak melampaui ambang batas kritis dalam waktu singkat. Hal ini akan menyebabkan efek domino berupa peningkatan biaya produksi, inflasi tinggi di berbagai negara, dan potensi resesi global akibat ketidakpastian pasar energi. Selain itu, ketergantungan negara-negara Asia dan Eropa pada energi dari kawasan Teluk membuat mereka paling rentan terhadap dampak ekonomi. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya mendiversifikasi sumber energi dan rute logistik alternatif bagi komunitas internasional. Rekomendasi diberikan kepada otoritas kebijakan global untuk memperkuat diplomasi maritim dan cadangan energi strategis guna memitigasi risiko guncangan ekonomi ekstrem akibat konflik di kawasan tersebut.