Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Hydroxyapatite-Based Bone Phantoms from Blood Cockle Shells: Effect of Material Composition on X-ray Attenuation Chika Pricilla Putri Irawan; Devina Rayzy Perwitasari Sutaji Putri; Rahmawati Munir; Zetsaona Sihotang
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v15n2.p34-43

Abstract

Radiological phantom is a teaching and simulation tool designed to replicate the physical properties and characteristics of human body tissues, primarily for the evaluation of medical imaging. One alternative material for phantom fabrication is the blood cockle shell (Anadara granosa), which contains hydroxyapatite (HA). This study aims to investigate the effect of varying material compositions on the linear attenuation coefficient (μ) of X-rays in bone phantoms, as well as to determine the optimal composition that approximates the reference values of human bone. The research method involved mixing rice bran, resin, and HA powder synthesized from blood cockle shells in varying HA compositions of 20g, 25g, 40g, and 50g. Each phantom was then scanned using  a CT scanner to obtain CT Number values, which represent the linear attenuation coefficient (μ) values. The results showed that the correlation between composition and μ value was not entirely linear, due to the uneven distribution of HA and the presence of voids within the phantom structure. Among the four samples, the phantom with 40 grams of HA (Phantom 3) demonstrated the closest approximation to cortical bone characteristics, with an average CT Number of 1102.15 HU and a μ value of 0.441 cm⁻¹, approximating the attenuation coefficient of human cortical bone. These findings highlight the potential use of waste materials such as blood cockle shells as a main material for bone phantoms that can closely mimic human bone properties.
Pelatihan Instrumen Oseanografi Fisika bagi Akademisi: Dukungan untuk Pembelajaran dan Pemantauan Sungai dan Pesisir Berkelanjutan Nanda Khoirunisa; Irwan Ramadhan Ritonga; Zetsaona Sihotang; M. Riza
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1678

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas akademisi dan tenaga laboratorium dalam pengoperasian serta pengolahan data instrumen oseanografi fisika guna mendukung pembelajaran dan pemantauan wilayah sungai dan pesisir secara berkelanjutan. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari melalui pendekatan hands-on training yang terstruktur, mencakup teori dasar, praktik pengambilan data lapangan di Sungai Mahakam, serta pengolahan dan validasi data menggunakan perangkat lunak. Instrumen yang digunakan meliputi Valeport CTD, Current Meter, Tide Gauge, dan ADCP. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi langsung, serta survei pascapelatihan. Hasil analisis gain score menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan (rerata 0,74) yang tergolong dalam kategori tinggi. Selain itu, 85% peserta melaporkan telah menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan akademik dan riset mereka. Dampak lanjutan dari pelatihan ini mencakup pemanfaatan data oleh pemerintah daerah dan adopsi metode pelatihan oleh beberapa fakultas dalam pengembangan kurikulum kelautan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan teknis berbasis praktik nyata mampu menjadi model efektif dalam penguatan kapasitas SDM kelautan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.