Rejokirono
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Untuk Pengembangan Guru Adaptif di Era Kebijakan Deep Learning Maryadi; Welius Purbonuswanto; Rejokirono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i2.18081

Abstract

Transformasi dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mengembangkan kompetensi profesional yang adaptif, terutama dalam menghadapi kebijakan pembelajaran berbasis deep learning. Era kebijakan deep learning menuntut guru dengan kemampuan adaptasi tinggi dalam pembelajaran. Makalah ini mengkaji peran manajemen pendidikan dalam memfasilitasi pengembangan profesional guru yang adaptif terhadap implementasi kebijakan deep learning. Melalui manajemen pendidikan yang efektif, guru dapat meningkatkan kemampuan profesional dan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan profesional guru yang adaptif melalui manajemen pendidikan dalam era kebijakan deep learning. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah terkait. Penelitian ini melibatkan sampel responden yang merupakan guru-guru Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan bermakna, kolaborasi antar guru, dan dukungan institusional merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kompetensi guru. Implikasi temuan diharapkan memberi wawasan bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merancang program pengembangan profesional guru yang responsif dan berkelanjutan.
Tantangan Dan Peluang Integrasi Artificial Intelligence (AI) Dalam Membentuk Karakter Jujur dan Mandiri Siswa Agus Susanto; Rejokirono; Rahmat Mulyono
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i3.2149

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembentukan karakter peserta didik. AI berpotensi meningkatkan kemandirian belajar melalui pembelajaran yang adaptif dan personal, namun juga berisiko menurunkan integritas akademik akibat plagiarisme, ketergantungan teknologi, serta menurunnya kemampuan berpikir kritis. Kajian mengenai integrasi AI yang secara khusus berfokus pada pembentukan karakter jujur dan mandiri siswa masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam membentuk karakter jujur dan mandiri siswa serta merumuskan strategi pemanfaatannya yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) melalui tahapan identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis berbagai artikel yang diperoleh dari basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Hasil kajian ini telah menunjukkan bahwa AI memiliki potensi dalam meningkatkan self-regulated learning, personalisasi pembelajaran, serta kemampuan berpikir kritis yang mendukung pembentukan karakter mandiri dan jujur. Namun, AI juga telah memunculkan berbagai tantangan seperti ketidakjujuran dalam akademik dan ketergantungan terhadap teknologi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan integrasi AI tidak semata ditentukan oleh kecanggihan teknologi, melainkan oleh desain pembelajaran yang humanis, penguatan literasi AI berbasis etika, serta regulasi penggunaan AI yang lebih menekankan proses pembelajaran. Dengan demikian, AI diposisikan sebagai sarana pendukung pendidikan karakter, bukan sebagai pengganti peran guru dalam membimbing aspek moral dan spiritual peserta didik.