Tri Anasari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Leadership Dalam Administrasi Sekolah Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Terhadap Kompetensi Kepala Sekolah di Era Iindustri 4.0 Tri Anasari; Gustina Anugerahwati Soekarno; Roza Cyintia Salwa Azhar; Bambang Sumardjoko; Sri Lahir Prawiro
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i2.18447

Abstract

Era Industri 4.0 menuntut transformasi total dalam tata kelola pendidikan. Digital leadership menjadi urgensi utama karena kepala sekolah berfungsi sebagai nakhoda dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam administrasi dan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis kompetensi kunci kepala sekolah, strategi implementasi, serta tantangan sistemik dalam kepemimpinan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui protokol PRISMA terhadap artikel jurnal ilmiah dalam rentang waktu 2018–2026. Pencarian dilakukan pada database Scopus, ERIC, Google Scholar, dan DOAJ, menghasilkan 25 artikel final yang memenuhi kriteria inklusi. Temuan menunjukkan bahwa kompetensi utama meliputi literasi digital, manajemen sistem informasi, dan pengambilan keputusan berbasis data. Implementasi administrasi digital terwujud dalam penggunaan e-office dan LMS, sementara tantangan utama mencakup resistensi SDM dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini merekomendasikan perlunya standardisasi pelatihan kepemimpinan digital bagi kepala sekolah untuk mendukung ekosistem pendidikan yang adaptif.
Pengaruh Pemanfaatan Artificial Intelligence dan Literasi Digital terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik melalui Self-Efficacy pada Pembelajaran Informatika Tri Anasari; Gustina Anugerahwati Soekarno; Roza Cyintia Salwa Azhar; Sigit Haryanto; Djalal Fuadi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i2.18979

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (AI) dan Kurikulum Merdeka mengubah lanskap pembelajaran Informatika di sekolah menengah. Namun, adopsi AI generatif rentan memicu ketergantungan mekanis dan kemalasan mental siswa. Penelitian kuantitatif kausal-asosiatif ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan AI dan literasi digital terhadap kemandirian belajar siswa melalui self-efficacy sebagai variabel mediator. Menggunakan teknik random sampling, data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert 5 poin dari 120 siswa kelas VII SMP Spensaka di Kabupaten Sragen. Analisis data dioperasikan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4. Hasil evaluasi model struktural (R2self-efficacy = 0,468; R2 kemandirian = 0,612) menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dan literasi digital berpengaruh positif signifikan terhadap self-efficacy. Selanjutnya, literasi digital dan self-efficacy terbukti berdampak langsung secara positif terhadap kemandirian belajar. Sebaliknya, pemanfaatan AI tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kemandirian belajar (p = 0,361). Uji mediasi menegaskan bahwa self-efficacy menjalankan peran mediasi penuh (full mediation) pada hubungan pemanfaatan AI, serta peran mediasi parsial pada pengaruh literasi digital terhadap kemandirian belajar. Dinas Pendidikan dan sekolah direkomendasikan menyusun panduan etis pemanfaatan AI terpimpin guna mendongkrak regulasi diri siswa.