Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA: PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) SISTEM IRIGASI TETES OTOMATIS DAN PENGOLAHAN LIMBAH KULIT DURIAN MENJADI PRODUK BERNILAI EKONOMIS Syafruddin Syafruddin; Israjunna Israjunna; Wulan Ratia Ratulangi
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5159

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas pedesaan di Kota Bima melalui penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang adaptif dalam budidaya hortikultura dan pemanfaatan limbah kulit durian. Hal ini akan meningkatkan efisiensi, mengurangi polusi, dan meningkatkan literasi teknologi, keterampilan kewirausahaan, serta kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama enam bulan dengan tahapan sistematis (sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program) untuk mengatasi permasalahan mitra sasaran yang meliputi Masyarakat Tani (Mitra 1) dan PKK (Mitra 2). Program ini berfokus pada Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Sistem Irigasi Tetes Otomatis dan pengolahan limbah kulit durian menjadi produk bernilai ekonomis. Hasil kegiatan sangat signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan. Pertama, efisiensi irigasi membantu menjawab tantangan krisis air di musim kemarau dan memperkuat ketahanan pertanian. Kedua, pemanfaatan limbah kulit durian sebagai cuka, tepung, produk makanan, dan biokompos membuka peluang ekonomi baru serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia dan energi tak terbarukan. Ketiga, penguatan peran pemerintah desa dalam mendorong inovasi lokal menciptakan ekosistem kolaboratif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
GREEN AREA KAMPUS SEBAGAI UPAYA MENUJU KAMPUS BERKELANJUTAN Israjunna Israjunna; Dea Zara Avila; Ridwan Ridwan; Muhammad Ziaul Fikar; Wira Setiawan
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i1.1944

Abstract

Kampus berkelanjutan merupakan konsep yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung keberlanjutan kampus adalah pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Muhammadiyah Bima, yang berfungsi sebagai ruang hijau untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan sivitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi komunitas kampus dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penanaman pohon, serta pengelolaan ruang hijau secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima mampu memberikan manfaat ekologis, estetika, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu, kesadaran dan keterlibatan sivitas akademika dalam menjaga kelestarian lingkungan meningkat secara signifikan. Dengan demikian, pengembangan Green Area Kampus II Universitas Muhammadiyah Bima merupakan langkah strategis dalam mewujudkan kampus yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.