Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Akuntabilitas, Partisipasi Anggaran, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kecenderungan Fraud Pada Penggunaan Dana Desa Di Kecamatan Gerokgak Putu Pradipta Vina Maheswari; I Gede Putu Banu Astawa; I Putu Hendra Martadinata
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas, partisipasi anggaran, dan komitmen organisasi terhadap kecenderungan fraud pada penggunaan Dana Desa di Kecamatan Gerokgak. Kecenderungan fraud dalam pengelolaan Dana Desa masih menjadi isu penting karena berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada aparatur desa di Kecamatan Gerokgak yang terlibat langsung dalam pengelolaan Dana Desa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan fraud, yang berarti semakin tinggi tingkat akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa, maka kecenderungan terjadinya fraud semakin rendah. Partisipasi anggaran juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan fraud, yang menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dan aparatur desa dalam proses penganggaran mampu memperkuat pengawasan dan mengurangi peluang terjadinya kecurangan. Selain itu, komitmen organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecenderungan fraud, yang mengindikasikan bahwa tingginya loyalitas, tanggung jawab, dan keterikatan aparatur desa terhadap organisasi dapat menekan perilaku menyimpang.
Pengaruh Literasi Keuangan, Perilaku Keuangan, Dan Persepsi Risiko Terhadap Minat Penggunaan Pinjaman Peer To Peer Lending (Studi Kasus Generasi Z Di Kabupaten Buleleng) Kadek Irma Seni Astiningsih; I Putu Hendra Martadinata; Ni Luh Asri Savitri
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10763

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, perilaku keuangan, dan persepsi risiko terhadap minat penggunaan pinjaman peer to peer lending pada Generasi Z di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan layanan peer to peer lending yang disertai tingginya tingkat gagal bayar, khususnya pada kalangan Generasi Z. Kabupaten Buleleng dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki jumlah Generasi Z tertinggi di Provinsi Bali serta menunjukkan potensi pertumbuhan penggunaan layanan keuangan digital yang cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara daring kepada responden Generasi Z yang berdomisili di Kabupaten Buleleng. Teknik analisis data meliputi uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, perilaku keuangan, dan persepsi risiko secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan peer to peer lending. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman keuangan, pengelolaan keuangan, dan persepsi risiko menjadi faktor penting dalam menentukan minat Generasi Z menggunakan layanan pinjaman digital.
Analisis Pemanfaatan Nilai Kearifan Lokal Dan Prinsip 5C Untuk Mencegah Kredit Macet LPD Desa Adat Mojan Baturiti, Tabanan, Bali Ni Putu Widiasih; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Putu Hendra Martadinata
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10856

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa, khususnya di Bali. Namun, pengelolaan risiko kredit menjadi aspek krusial dalam menjaga keberlanjutan lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip 5C serta integrasi nilai kearifan lokal Tri Hita Karana (THK) dan sanksi adat dalam mencegah kredit macet pada LPD Desa Adat Mojan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit macet dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat agraris dengan pendapatan musiman serta risiko gagal panen sebagai faktor utama. Penerapan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy) menjadi dasar dalam penilaian kelayakan kredit yang diperkuat melalui nilai THK dan sanksi adat, sehingga meningkatkan kedisiplinan debitor dalam memenuhi kewajibannya. Integrasi antara pendekatan formal dan kearifan lokal terbukti memberikan kontribusi positif terhadap pengendalian risiko kredit dan mendukung keberlanjutan LPD