Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Dan Pemasangan Rambu Peringatan Pada Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Gula Aren Di Desa Api-Api Nurlia Nurlia; Joshua Primadani; Agnes Monika
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10659

Abstract

Kegiatan produksi gula aren pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Api-Api masih dilakukan secara tradisional dengan menggunakan tungku sebagai sumber panas utama dalam proses pemasakan nira. Kondisi tersebut menimbulkan potensi bahaya bagi pekerja, seperti paparan suhu panas dan risiko luka bakar akibat percikan nira yang sedang dimasak. Selain itu, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih belum optimal, terutama dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kurangnya rambu peringatan keselamatan di area produksi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pekerja mengenai pentingnya keselamatan kerja melalui edukasi penggunaan APD serta pemasangan rambu peringatan keselamatan kerja pada UMKM gula aren di Desa Api-Api. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap survei dan identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan edukasi serta pemasangan rambu peringatan keselamatan kerja, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pekerja mulai memahami pentingnya penggunaan APD dalam proses produksi serta lebih waspada terhadap potensi bahaya dipasangnya rambu peringatan di area tungku pemasakan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja pada proses pembuatan gula aren.
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA PENGOPERASIAN OVERHEAD CRANE PADA PT. X Joshua Primadani; Rhere Ersya Savytra; Marulan Andivas
Journal of Industrial Engineering and Operation Management (JIEOM) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jieom.v9i1.21673

Abstract

Overhead Crane adalah alat penting di industri manufaktur dan konstruksi yang memiliki struktur seperti jembatan dengan roda di kedua ujungnya, berfungsi untuk memindahkan beban berat secara efisien dan aman di sepanjang lintasan rel. PT X bergerak di bidang konstruksi dan infrastruktur. Kegiatan operasional yang sering dilakukan adalah proses pemindahan material berat, baik untuk pembangunan struktur baja maupun fasilitas industri. Penelitian dilakukan untuk menganalisa bahaya sebelum memulai pekerjaan dan menurunkan Risiko terjadinya kecelakaan kerja saat melakukan operasi Overhead Crane. Penelitian di PT X dengan menerapkan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control (HIRARC), dengan dilakukan penyebaran kuisioner dan wawancara bersama kepala HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Penilaian resiko dimulai pada tingkat kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Penerapan JSA dan HIRARC memberikan gambaran terukur mengenai potensi bahaya dan langkah pengendalian yang efektif, sehingga dapat meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi potensi kecelakaan, serta mendukung kelancaran proses pengangkutan material.Kata Kunci:  Overhead Crane, JSA, HIRARC, Kecelakaan Kerja.