Putri Aprilliya
Universitas Baiturrahim

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Penerapan Pecking Order Theory Pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk Putri Aprilliya; Puja Firmasari; Catur Rahayu Novratiwi
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i1.5680

Abstract

This study aims to provide an overview of the implementation of capital structure policies based on the Pecking Order Theory (POT) at PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk., one of the manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research employs a descriptive quantitative approach to assess the company’s financing patterns over time. The sample was selected using a purposive (non-probability) sampling method, deliberately chosen based on data feasibility, including relevance, availability, and completeness of indicators required to examine the hierarchy of the POT. The company’s financing decisions were analyzed using annual financial statements from 2016 to 2024, considering several variables such as Growth, Profitability, Debt to Asset Ratio (DAR), and Retained Earnings. According to the Pecking Order Theory, firms prefer to finance investments first with internal funds (retained earnings), followed by debt, and lastly through equity issuance. The descriptive analysis results show that the financing pattern implemented by PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. consistently aligns with the hierarchy proposed by the Pecking Order Theory. The company tends to rely primarily on internal funds before resorting to debt and new equity issuance. These findings provide strong empirical evidence supporting the validity of the Pecking Order Theory in explaining corporate financing decisions and their implications for capital structure.
Strategi Pengembangan Ekosistem Digital dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM: Studi pada BIG SHOP Indonesia M. Arjun; Putri Aprilliya; Husni Dwi Syafutri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol. 9 No. 1 (2026): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : Fakultas Hukum dan Ekonomi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan ekosistem digital dalam meningkatkan daya saing UMKM pada platform BIG SHOP Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 85 responden pelaku UMKM yang aktif menggunakan platform BIG SHOP sebagai media pemasaran dan pengembangan usaha. Teknik analisis data yang digunakan meliputi regresi linear sederhana, uji korelasi, dan uji-t dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital BIG SHOP berada dalam kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 3,93, sedangkan tingkat daya saing UMKM juga termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 3,95. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital berpengaruh positif terhadap daya saing UMKM. Nilai koefisien korelasi (r) berada pada kategori sangat kuat dan searah, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) menunjukkan bahwa sebagian besar variasi daya saing UMKM dipengaruhi oleh efektivitas ekosistem digital yang diterapkan oleh BIG SHOP Indonesia. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada t tabel, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara strategi pengembangan ekosistem digital terhadap daya saing UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi—meliputi marketplace, promosi, sistem pembayaran, logistik, serta dukungan edukasi—berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Namun demikian, aspek penguatan komunitas dan optimalisasi pemanfaatan fitur digital masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengelola platform digital, pelaku UMKM, serta pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan ekosistem digital yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.