Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital leadership dan work-life balance terhadap employee performance melalui employee engagement sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, yang menunjukkan bahwa kemampuan pemimpin dalam memanfaatkan teknologi digital, mendukung inovasi, serta membangun komunikasi digital yang efektif mampu meningkatkan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Work-life balance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, yang mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis, motivasi, dan loyalitas karyawan terhadap organisasi. Selanjutnya, employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance, yang berarti bahwa karyawan dengan tingkat keterlibatan tinggi cenderung menunjukkan kualitas kerja yang lebih baik, produktivitas yang lebih tinggi, serta komitmen yang kuat terhadap tujuan organisasi. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa employee engagement mampu memediasi pengaruh digital leadership dan work-life balance terhadap employee performance. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan pada era transformasi digital tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknologi dan sistem kerja, tetapi juga oleh kondisi psikologis karyawan, khususnya employee engagement. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat implementasi digital leadership, menciptakan kebijakan work-life balance yang efektif, serta meningkatkan employee engagement sebagai strategi utama untuk mencapai kinerja karyawan yang berkelanjutan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pendekatan manajemen sumber daya manusia yang adaptif dalam menghadapi perubahan digital dan kebutuhan kesejahteraan karyawan di lingkungan kerja modern.