Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Discovery Learning Untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Materi Sistem Saraf dan Indera Aliya Nur Rachmah; Raharjo
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p343-354

Abstract

Keterampilan berpikir kritis menjadi keterampilan yang esensial untuk dilatihkan di abad ke-21. Namun, hasil penelitian menunjukkan implementasi keterampilan berpikir kritis peserta didik masih di bawah rata-rata. Kondisi ini dapat berdampak pada lemahnya kemampuan memecahkan masalah, khususnya pada materi Biologi yang bersifat kompleks dan abstrak seperti sistem saraf dan indera. Untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan media pembelajaran inovatif yang mampu memfasilitasi keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Salah satunya adalah e-modul interaktif yang menerapkan sintaks discovery learning, sehingga praktis mendorong peserta didik dalam menemukan konsep materi karena menekankan proses berpikir kritis dan analisis. Oleh karena itu, tujuan penelitian adalah mengembangkan e-modul interaktif berbasis discovery learning yang layak secara teoretis (valid) dan empiris (praktis) dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi sistem saraf dan indera. Penelitian menggunakan model 4D (define, design, develop, dan disseminate) dengan subjek penelitian sebanyak 36 peserta didik kelas XI SMAN 21 Surabaya. Kelayakan teoretis diperoleh dari uji validasi oleh tiga validator, sedangkan kelayakan empiris didapatkan melalui dua uji kepraktisan, yaitu keterlaksanaan sintaks discovery learning oleh dua observer dan angket respons peserta didik. Hasil penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji validasi memperoleh persentase 93,83% untuk kategori sangat valid. Hasil observasi keterlaksanaan sintaks discovery learning menghasilkan persentase 91,2% tergolong kategori terlaksana, serta hasil angket respons menunjukkan persentase 96,4% termasuk kategori praktis. Dengan demikian, e-modul interaktif berbasis discovery learning dinyatakan layak secara teoretis dan empiris dalam melatihkan keenam indikator keterampilan berpikir kritis menurut Facione (interpretasi, analisis, inferensi, eksplanasi, evaluasi, dan regulasi diri) peserta didik materi sistem saraf dan indera.