Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-Instrumen Tes Diagnostik Four Tier Multiple Choice Berbasis CRI untuk Mendeteksi Miskonsepsi Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan Annisa' Nirmala Fitri; Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p546-564

Abstract

Miskonsepsi masih banyak ditemukan pada pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, sehingga berpotensi menghambat tercapainya pemahaman konsep secara menyeluruh pada murid. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan serta mengevaluasi kualitas instrumen tes diagnostik miskonsepsi berbentuk Four Tier Multiple Choice yang dipadukan dengan Certainty of Response Index (CRI) materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, penyusunan desain instrumen, penilaian oleh ahli, pelaksanaan uji coba terbatas, serta analisis data hasil uji coba. Instrumen yang dikembangkan berjumlah 20 butir soal dan disusun sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase F. Analisis validitas isi dilakukan menggunakan indeks Aiken’s V, validitas konstruk diuji melalui korelasi Pearson Product-Moment, sedangkan reliabilitas instrumen ditentukan berdasarkan koefisien Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat validitas isi yang sangat tinggi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,97. Pengujian validitas konstruk memperlihatkan bahwa sebanyak 16 butir soal (80%) memenuhi kriteria valid, sementara 4 butir soal lainnya dinyatakan tidak valid. Hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,857 yang mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi. Profil pemahaman murid menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi mencapai 45% (kategori sedang), pemahaman konsep sebesar 22,50%, dan ketidakpahaman konsep sebesar 32,50%. Miskonsepsi paling dominan teridentifikasi pada konsep dasar pertumbuhan, faktor internal berupa fitohormon, serta konsep pertumbuhan sekunder. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik Four Tier Multiple Choice berbasis CRI memenuhi kriteria valid dan reliabel serta layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi murid pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kata kunci: tes diagnostik, four tier multiple choice, CRI, miskonsepsi, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan