Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Literasi Sains Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Muhammad Novaldy Nur Dwinanda Wahab; Wasis; Yuliani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.8573

Abstract

The researcher's goal in this study is to investigate the efficiency of the scientific literacy-based learning device model learning cycle 7E in improving student scientific literacy skills. This research used Research and development, with one group pretest-posttest design and two replications. The research sample was VII-grade junior high school students. To gather data about students’ scientific literacy, the researcher used a scientific literacy-based test. The data on students' scientific literacy will be evaluated to determine their level and skills before and after treatment with the development product. Based on research analysis and findings after using a scientific literacy-based learning device, the students’ scientific literacy increased. It can be seen from the n-gain value average obtained in junior high school 2, which has a value of 0.72 and is categorized as high. Meanwhile, the trial class of junior high school 2, was also categorized as high, with a value of 0.71. The results of a statistical test using two independent t-tests showed no significant difference between the n-gain values of the two trial classes. Based on these findings, it can be stated that the scientific literacy-based learning device model learning cycle 7E, helps increase students' scientific literacy.
Pengembangan E-Instrumen Tes Diagnostik Four Tier Multiple Choice Berbasis CRI untuk Mendeteksi Miskonsepsi Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan Annisa' Nirmala Fitri; Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p546-564

Abstract

Miskonsepsi masih banyak ditemukan pada pembelajaran materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, sehingga berpotensi menghambat tercapainya pemahaman konsep secara menyeluruh pada murid. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan serta mengevaluasi kualitas instrumen tes diagnostik miskonsepsi berbentuk Four Tier Multiple Choice yang dipadukan dengan Certainty of Response Index (CRI) materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, penyusunan desain instrumen, penilaian oleh ahli, pelaksanaan uji coba terbatas, serta analisis data hasil uji coba. Instrumen yang dikembangkan berjumlah 20 butir soal dan disusun sesuai dengan Capaian Pembelajaran Fase F. Analisis validitas isi dilakukan menggunakan indeks Aiken’s V, validitas konstruk diuji melalui korelasi Pearson Product-Moment, sedangkan reliabilitas instrumen ditentukan berdasarkan koefisien Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat validitas isi yang sangat tinggi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,97. Pengujian validitas konstruk memperlihatkan bahwa sebanyak 16 butir soal (80%) memenuhi kriteria valid, sementara 4 butir soal lainnya dinyatakan tidak valid. Hasil uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,857 yang mengindikasikan konsistensi internal yang tinggi. Profil pemahaman murid menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi mencapai 45% (kategori sedang), pemahaman konsep sebesar 22,50%, dan ketidakpahaman konsep sebesar 32,50%. Miskonsepsi paling dominan teridentifikasi pada konsep dasar pertumbuhan, faktor internal berupa fitohormon, serta konsep pertumbuhan sekunder. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen tes diagnostik Four Tier Multiple Choice berbasis CRI memenuhi kriteria valid dan reliabel serta layak digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi murid pada materi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kata kunci: tes diagnostik, four tier multiple choice, CRI, miskonsepsi, pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Etnopedagogi untuk Melatihkan Literasi Sains Siswa Kelas X Materi Ekosistem Dicky Reza Ferlyano; Yuliani
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p80-90

Abstract

Rendahnya literasi sains siswa Indonesia yang tercermin dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menandakan perlunya perbaikan dalam pendekatan pembelajaran sains di sekolah. Banyak siswa kesulitan memahami sains karena kurangnya keterkaitan antara materi pelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai budaya lokal. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan media pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal melalui pendekatan etnopedagogi, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep sains, tetapi juga memiliki kesadaran akan lingkungan dan budayanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis etnopedagogi dengan konteks lokal Telaga Ngebel Ponorogo pada materi ekosistem untuk melatihkan literasi sains siswa kelas X. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk E-LKPD divalidasi oleh ahli, diuji coba terbatas, dan dianalisis berdasarkan kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan E-LKPD sangat layak digunakan dengan nilai validasi 98,6%. Kepraktisan berdasarkan respon siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 77,6%, dan keterlaksanaan pembelajaran mencapai 95,8%. Keefektifan penggunaan E-LKPD ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 0,57 dalam kategori sedang, dengan peningkatan ketuntasan belajar dari 52,7% menjadi 88,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis etnopedagogi mampu menjadi media pembelajaran yang layak untuk meningkatan literasi sains siswa kelas X pada materi ekosistem. Kata Kunci: E-LKPD, Etnopedagogi, Literasi Sains, Ekosistem Abstract The low level of scientific literacy among Indonesian students, as reflected in the 2022 Programme for International Student Assessment (PISA) results, highlights the need for improvements in science education approaches at the school level. Many students struggle to comprehend scientific concepts due to the lack of connection between learning materials, everyday life, and local cultural values. One solution to address this issue is to develop instructional media that integrates local wisdom through an ethnopedagogy approach,. This study aims to develop an ethnopedagogy based electronic student worksheet (E-LKPD) contextualized to the local setting of Telaga Ngebel Ponorogo in the topic of ecosystems, in order to promote scientific literacy among tenth-grade students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D model, which consists of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. The E-LKPD product was validated by experts, tested in a limited trial, and evaluated in terms of its validity, practicality, and effectiveness. The results showed that the E-LKPD was highly valid with a validation score of 98.6%. Its practicality was categorized as good based on an average student response score of 77.6%, and the learning implementation reached 95.8%. The effectiveness was demonstrated by an N-Gain score of 0.57, categorized as moderate, with an increase in student learning mastery from 52.7% to 88.8%. These findings indicate that the ethnopedagogically based E-LKPD is a viable and effective learning medium for enhancing scientific literacy in ecosystem topics for tenth-grade students. Keywords: E-LKPD, Ethnopedagogy, Scientific Literacy, Ecosystem      
Efektivitas Penggunaan Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Daun Kelor dan Cangkang Telur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Basil (Ocimum basilicum) dengan Metode Hidroponik Wick: Penelitian Azzam Muhammad Ilham; Yuliani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.570

Abstract

Produktivitas tanaman basil (Ocimum basilicum L.) pada sistem budidaya konvensional masih menghadapi berbagai kendala, sehingga diperlukan alternatif budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan unsur hara pupuk organik cair (POC) berbahan dasar daun kelor dan cangkang telur, menguji pengaruh berbagai konsentrasi POC terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman basil pada sistem hidroponik wick, serta menentukan konsentrasi POC yang paling efektif. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan lima perlakuan, yaitu AB Mix sebagai kontrol dan empat konsentrasi POC (31,25; 37,5; 43,75; dan 50 mL/5 L air), masing-masing diulang lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan biomassa basah. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur hara POC masih berada di bawah standar mutu, namun pemberian POC berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun. Konsentrasi POC 37,5 mL per 5 L air merupakan perlakuan paling efektif dan efisien karena memberikan pertumbuhan yang tidak berbeda nyata dengan konsentrasi yang lebih tinggi, tetapi menggunakan volume POC yang lebih rendah.