Melly Miranda
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Antara Usia dan Tempat Tinggal dengan Fenotipe Molekular ER pada Pasien Invasive Carcinoma Mammae of No Special Type (Nst) di RSUD Raden Mattaher Melly Miranda
SCIENTIA JOURNAL Vol. 14 No. 1 (2025): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast cancer of No Special Type (NST) is the most common histological subtype of breast malignancy and demonstrates diverse molecular phenotypes, including the expression of Human Epidermal Growth Factor Receptor-2 (HER-2), a key marker associated with tumor aggressiveness and therapeutic response. Risk factors such as nutritional status measured through Body Mass Index (BMI) and the presence of a first-degree family history of breast cancer are suspected to be associated with molecular phenotypes; however, local evidence remains limited. This study aimed to analyze the association between BMI and first-degree family history with HER-2 molecular phenotype among patients diagnosed with breast cancer NST at RSUD Raden Mattaher Jambi.This analytic observational research employed a cross-sectional design. Data were collected from medical records, including BMI values, first-degree family history, and HER-2 expression determined through immunohistochemistry (IHC). Statistical analysis using the Chi-Square test was conducted to assess the relationship between the independent variables and the HER-2 phenotype. The results indicated that most patients were categorized as overweight or obese. There was a tendency for patients with higher BMI to show a greater proportion of HER-2–positive expression compared with those with normal BMI. Additionally, patients with a first-degree family history of breast cancer exhibited a higher proportion of HER-2–positive cases than those without such a history. Overall, this study found a significant association between BMI and first-degree family history with HER-2 molecular phenotype in patients with breast cancer NST. These findings underscore the importance of early detection, enhanced risk factor education, and close monitoring among individuals with elevated BMI and positive family history. The results are expected to support the development of clinical and preventive strategies for breast cancer management at RSUD Raden Mattaher Jambi.
PENGARUH REBUSAN DAUN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL LIMA KOTA JAMBI Paranita Utama; Yeti Indrawati; Melly Miranda; Benny Hartono; Pela Meyadsa; Desi Primayani; Rudi Asmajaya
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 3 No. 2 (2024): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang bertambah menjadi 29,2 % di tahun 2030 warga dunia terkena hipertensi. Pada penderita hipertensi apabila tidak ditangani dengan baik atau dilakukan penanganan yang tepat dapat menimbulkan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun seledri (Apium graveolens l) terhadap penurunan tekanan darah di Wilayah Kerja Puskesmas Paal Lima Kota Jambi. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain penelitian pra-eksperiment design one group pre test – post test Populasi penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Paal Lima yaitu sebanyak 377 penderita. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 40 orang dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Pada variabel tekanan darah, instrument penelitian yang digunakan yaitu tensi meter dan stetoskop. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan daun seledri rata-rata tekanan darah sistole adalah 168,42 dan rata-rata tekanan darah diastole adalah 92,42. Sedangkan sesudah diberikan rebusan daun seledri rata-rata tekanan darah sistole adalah 160,41 dan rata-rata tekanan darah diastole adalah 87,92. Ada pengaruh rebusan daun seledri (Apium graveolens l) terhadap penurunan tekanan darah dengan p value = 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran untuk mempertimbangkan terapi non farmakologis seperti menggunakan obat-obatan herbal yang salah satunya adalah rebusan daun seledri sebagai penurun tekanan darah.
Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Diet dengan Tingkat Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Poliklinik Rumah Sakit Siloam Jambi Tahun 2025 Dewi Barus; Desi Primayani; Muhammad Fuad Arbi; Melly Miranda
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan peningkatan prevalensi global maupun nasional. Data WHO tahun 2020 menunjukkan 422 juta penderita DM di dunia, dan Indonesia diperkirakan mencapai 21,3 juta penderita pada 2030. Di Provinsi Jambi, prevalensi DM meningkat dari 1,2% (2013) menjadi 1,4% (2018). Pengetahuan pasien dan kepatuhan diet berperan penting dalam pengendalian kadar gula darah untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan kepatuhan diet dengan kadar gula darah pada pasien DM di Poliklinik Rumah Sakit Siloam Jambi. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada Agustus 2025 dengan sampel 91 pasien rawat jalan DM tipe 2 yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, lembar observasi kepatuhan diet (3J: jadwal, jenis, jumlah), dan hasil pemeriksaan gula darah, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan maupun kepatuhan diet dengan kadar gula darah pasien DM (p>0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar pengetahuan dan kepatuhan diet mungkin memengaruhi pengendalian gula darah.
Penyuluhan Tentang Kesehatan Paru di Universitas Adiwangsa Jambi Melly Miranda; Thabina Anindya Rizaldi; Subang Aini Nasution; Meki Karolina
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 2 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lung health is an important aspect of maintaining quality of life and human productivity. The high incidence of lung diseases influenced by risk factors such as smoking, air pollution, and limited public knowledge highlights the importance of health education as a promotive and preventive effort. This activity aimed to improve students’ knowledge and awareness regarding lung health and lung disease prevention. The method used was health education through lectures and interactive discussions involving 40 students from the Faculty of Medicine, Universitas Adiwangsa Jambi. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests consisting of 15 multiple-choice questions. The results demonstrated an improvement in participants’ knowledge after the educational intervention. Before the activity, 2 participants had low knowledge, 28 had moderate knowledge, and 10 had high knowledge levels. After the intervention, no participants remained in the low-knowledge category, 7 participants were in the moderate category, and 33 participants achieved high knowledge levels. These findings indicate that lung health education was effective in improving participants’ knowledge and awareness regarding the importance of maintaining lung health and preventing lung diseases. Health education can serve as a promotive and preventive strategy to support the improvement of public health.