Agus Siswoyo
Teknologi Rekayasa Mekatronika, Fakultas Vokasi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Teknologi Siswa SMP melalui Pelatihan Coding dan Robotika Berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics di SMP Kanisius Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Arianto; Agus Siswoyo; Antonius Hendro Noviyanto; Agatha Mahardika Anugrayuning Jiwatami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2880

Abstract

Keterbatasan pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah menengah pertama menyebabkan rendahnya literasi teknologi siswa. SMP Kanisius Wonosari merupakan salah satu sekolah yang belum memiliki kegiatan ekstrakurikuler di bidang robotika dan elektronika, sehingga siswa memiliki keterbatasan pengalaman dalam memahami teknologi secara aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa melalui pelatihan coding dan robotika berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis proyek melalui dua kegiatan utama, yaitu pemrograman berbasis block menggunakan robot Codey Rocky dan praktik robot soccer berbasis Arduino. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa kelas VII yang dibagi dalam beberapa kelompok untuk meningkatkan kolaborasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar pemrograman, meningkatkan kemampuan berpikir logis, serta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan minat siswa terhadap bidang teknologi dan robotika. Dampak kegiatan ini terlihat pada peningkatan kemampuan dasar pemrograman, kemampuan berpikir logis, serta meningkatnya minat siswa terhadap teknologi dan robotika sebagai bidang pembelajaran lanjutan. Dengan demikian, pelatihan berbasis pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics ini efektif dalam meningkatkan literasi teknologi siswa dan dapat menjadi alternatif model pembelajaran inovatif di tingkat sekolah menengah pertama.
Pelatihan Pembuatan dan Pengoperasian Inkubator Telur Otomatis bagi Pamong Desa di Kalurahan Pringombo, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Eko Arianto; Agus Siswoyo; Antonius Hendro Noviyanto; Agatha Mahardika Anugrayuning Jiwatami
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3220

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis 20 orang pamong desa di Kalurahan Pringombo, Kabupaten Gunungkidul, DIY, dalam merakit dan menguji inkubator telur otomatis sebagai teknologi tepat guna. Permasalahan mitra adalah rendahnya keterampilan merancang alat penetas dan minimnya pengetahuan tentang proses inkubasi terkontrol. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik (learning by doing) dengan pendekatan project-based learning. Peserta dibagi menjadi empat kelompok, dan setiap kelompok berhasil merakit satu unit inkubator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keempat inkubator mampu mempertahankan suhu rata-rata berkisar antara 37.6–38.1°C dan kelembaban 55–65%. Hasil kalibrasi terhadap termohigrometer digital HTC-1 menunjukkan selisih pembacaan suhu rata-rata kurang dari 0.5°C, yang mengindikasikan kinerja alat yang baik. Kegiatan ini secara efektif meningkatkan keterampilan teknis peserta, yang sebelumnya belum pernah memiliki pengalaman serupa, serta pemahaman mereka tentang fungsi pengendalian suhu dan kelembaban dalam proses penetasan. Pelatihan berbasis praktik terbukti efektif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengadopsi teknologi tepat guna di sektor peternakan skala rumah tangga.