p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGAJARAN DAN PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN ATAS LAPORAN PERUBAHAN MODAL DAN JURNAL PENUTUP DI TARSISIUS I JAKARTA Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37318

Abstract

The sustainability of a company's business is significantly influenced by the company's ability to determine and implement decisions, strategies, and policies in all lines of the company's divisions, be it marketing policies, purchasing policies, cost management policies, production policies, and others. To be able to decide and determine policy strategies, companies need accurate data that can be used as a basis for analyzing and predicting the company's future operational flows. The preparation of reliable financial reports cannot be separated from the application of correct accounting principles, estimates, and methods. That is why having a deep understanding of accounting for Tarsisius High School students is very important. The problem that arose before this PKM was held was that students had never received education about accounting. The urgency of implementing PKM is as part of the Tri Dharma of Higher Education, building synergy between the campus and the community, improving the quality of human resources, namely Tarsisius I High School students and increasing social awareness. The purpose of holding accounting training for high school students is so that they get a good understanding of accounting and are ready to enter the world of work. The implementation methods in this PKM are (1) Planning, namely preparing materials, (2) Implementation methods, namely teaching accounting theory, reports on changes in capital and closing journals; (3) Training method by discussing practice questions on preparing capital change reports; (4) Evaluation of PKM results through pre-test quizzes and post-test quizzes, and (5) Dissemination of results through scientific publications. PKM is held offline in the classroom for grade XI students. The success indicators of PKM are based on post-test quizzes and satisfaction questionnaires. The outputs produced from this PKM are SENAPENMAS proceedings journals, HKI, and products in the form of posters. Keberlanjutan usaha suatu perusahaan secara signifikan dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam menetapkan dan menerapkan keputusan, strategi, dan kebijakan dalam semua lini divisi perusahaan, baik itu kebijakan pemasaran, kebijakan pembelian, kebijakan pengelolaan biaya, kebijakan produksi, dan lain-lain. Untuk dapat memutuskan dan menetapkan strategi kebijakan, perusahaan membutuhkan data-data akurat yang dapat dijadikan sebagai dasar untuk menganalisa dan memprediksi alur operasi perusahaan ke depannya. penyusunan laporan keuangan yang reliable tidak lepas dari penerapan prinsip, estimasi, dan metode akuntansi yang benar. Itulah mengapa memiliki pemahaman mendalam mengenai ilmu akuntansi bagi siswa SMA Tarsisius adalah hal yang sangat penting. Permasalahan yang timbul sebelum diadakan PKM ini adalah siswa-siswa belum pernah mendapat pendidikan mengenai akuntansi. Urgensi pelaksanaan PKM adalah sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, membangun sinergi antara kampus dengan masyarakat, meningkatkan kualitas SDM yaitu siswa SMA Tarsisius I dan meningkatkan kepedulian sosial. Tujuan diadakan pelatihan akuntansi bagi siswa/i SMA adalah agar mereka mendapat pemahaman akuntansi yang baik dan siap memasuki dunia kerja. Metode pelaksanaan dalam PKM ini adalah (1) Perencanaan, yaitu mempersiapkan materi, (2) Metode pelaksanaan yaitu pengajaran teori akuntansi laporan perubahan modal dan jurnal penutup; (3) Metode pelatihan dengan membahas latihan soal tentang penyusunan laporan perubahan modal; (4) Evaluasi hasil PKM melalui pre-test quiz dan post-test quiz, dan (5) Diseminasi hasil melalui publikasi ilmiah. PKM diadakan secara luring di ruang kelas untuk siswa/i kelas XI. Indikator keberhasilan PKM berdasarkan post-test quiz dan angket kepuasan (kuesioner). Luaran yang dihasilkan dari PKM ini adalah jurnal prosiding SENAPENMAS, HKI, dan produk berupa poster.
PENGENALAN KONSEP DEBIT-KREDIT DAN JURNAL UMUM PERUSAHAAN JASA DI SMA NEGERI 2 JAKARTA BARAT Richard Edbert; Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37326

Abstract

Accounting is one of the essential disciplines that plays a crucial role in both daily life and the business world. However, many high school students still face challenges in understanding basic accounting concepts such as debit, credit, and general journal entries. This community service program (PKM) aims to introduce and enhance students’ understanding of debit-credit concepts and their applications in service company journals at SMA Negeri 2 Jakarta Barat. Conducted under the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) initiative, the program lasted for four months and involved 37 students from class 12.6. The learning process adopted interactive methods supported by digital media such as PowerPoint and Kahoot to foster active participation and motivation. The program’s effectiveness was evaluated using a pre-test and mid-semester test. Results revealed a significant improvement in students’ comprehension, with the average score rising from 50.81 to 83.95, representing a 65.2% increase. This improvement demonstrates that integrating technology-based learning with engaging methods effectively enhances students’ conceptual understanding and learning enthusiasm. Additionally, students expressed higher interest and confidence in accounting after the sessions. In conclusion, this activity successfully achieved its objectives by strengthening students’ foundational accounting literacy, supporting experiential learning, and providing a meaningful contribution to the MBKM framework as an innovative model of community-based education that bridges theoretical knowledge with real-world practice. Akuntansi merupakan salah satu disiplin ilmu yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha. Namun, banyak siswa sekolah menengah atas masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar akuntansi seperti debit, kredit, dan pencatatan jurnal umum. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep debit-kredit dan penerapannya dalam jurnal umum perusahaan jasa di SMA Negeri 2 Jakarta Barat. Program ini dilaksanakan dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) selama empat bulan dengan melibatkan 37 siswa kelas 12.6. Proses pembelajaran menggunakan metode interaktif berbantuan media digital seperti PowerPoint dan Kahoot guna mendorong partisipasi aktif dan motivasi belajar siswa. Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test dan ujian tengah semester. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 50,81 menjadi 83,95 atau naik sebesar 65,2%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran berbasis teknologi secara interaktif dapat meningkatkan pemahaman dan antusiasme belajar siswa. Selain itu, siswa juga menunjukkan minat dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam memahami akuntansi. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya dalam memperkuat literasi akuntansi dasar siswa, mendukung pembelajaran berbasis pengalaman, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pelaksanaan MBKM sebagai model pendidikan inovatif yang menghubungkan teori dengan praktik nyata.
IMPLEMENTASI PROGRAM MBKM MENGAJAR MATERI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI DAN JURNAL PERUSAHAAN JASA DI TARSISIUS 1 Riyanti Teresa; Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37327

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program provides opportunities for university students to teach outside the campus, one of which is through accounting extracurricular activities at SMA Tarsisius 1 Jakarta. The partner’s main problem lies in the students’ low understanding of basic accounting concepts and the lack of practical learning activities outside formal classroom sessions. Over a period of four months, the author taught students from grades X to XII with core materials covering the basic accounting equation, journal entries, and simple financial statements for service companies. The teaching materials were prepared by the student instructor based on applicable guidelines and adapted to the students’ level of understanding. The learning process was carried out interactively through discussions, quizzes, exercises, and educational games designed to help students comprehend accounting concepts in a more practical manner. Initially, grade X and XI students encountered difficulties in understanding the fundamentals of accounting, particularly in recording transactions, but over time improvement was observed through active participation and better exercise results. Guidance from supervising lecturers also contributed to refining the teaching methods and strategies. This program not only helped students gain a more applicable understanding of accounting but also served as a valuable opportunity for the student instructor to develop teaching skills and communication within the school environment. The results of this activity indicate that the right approach in extracurricular learning can effectively increase students’ interest and literacy in accounting from an early stage. The methods implemented in the teaching assistance at the educational institution include: 1) material planning and preparation, 2) implementation through teaching sessions and exercise discussions, 3) final evaluation through quizzes, and 4) dissemination of results through scientific meetings, final reports, synopses, posters, and intellectual property registration. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajar di luar kampus, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler akuntansi di SMA Tarsisius 1 Jakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep dasar akuntansi serta kurangnya kegiatan pembelajaran yang bersifat praktis di luar jam pelajaran formal. Selama empat bulan, penulis mengajar siswa kelas X hingga XII dengan materi utama mencakup persamaan dasar akuntansi, pencatatan jurnal, hingga laporan keuangan sederhana pada perusahaan jasa. Materi disusun oleh mahasiswa dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku, lalu disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui diskusi, kuis, latihan soal, dan permainan edukatif yang bertujuan membantu siswa memahami konsep akuntansi secara lebih praktis. Pada awalnya, siswa kelas X dan XI mengalami kesulitan memahami dasar-dasar akuntansi, terutama dalam pencatatan transaksi, namun seiring waktu terlihat peningkatan melalui partisipasi aktif dan hasil latihan yang membaik. Bimbingan dari dosen pendamping turut membantu dalam penyempurnaan metode dan strategi pengajaran. Program ini tidak hanya membantu siswa memahami akuntansi secara aplikatif, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mengajar dan komunikasi di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat dalam kegiatan ekstrakurikuler mampu meningkatkan minat serta literasi siswa di bidang akuntansi sejak dini. Metode yang diterapkan dalam asistensi mengajar di satuan pendidikan adalah: 1) Perencanaan dan persiapan materi, 2) Pelaksanaan dengan metode pengajaran dan pembahasan latihan soal, 3) Evaluasi hasil akhir dengan kuis, 4) Publikasi hasil artikel melalui temu ilmiah, laporan akhir, sinopsis, poster, dan HKI.
PELATIHAN SOFTWARE AKUNTANSI DENGAN TOPIK RMA, CASH & BANK, DAN GENERAL LEDGER DI KRISTOFORUS I JAKARTA Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37542

Abstract

The development of infoRMAtion technology and the development of industry 4.0, provides convenience for companies in running their businesses, procurement of bookkeeping, financial reporting, and interpretation of financial reports. In bookkeeping and financial reporting, many companies use the help of accounting software, so that companies can focus more on determining strategies and making decisions that will bring profits. The application of Accurate software requires special competencies, so it is very important for companies to provide training to their employees so that they can apply Accurate software well. The purpose of Accurate software training is to improve students' expertise competencies, and students can produce Accurate and reliable financial reports. The reason the author held Accurate software training at Kristoforus High School was because of the problems faced by partners, namely students had never received software-based accounting training either in the school curriculum or in extracurricular activities, so that students did not have competent skills in applying accounting software. The partner's problems above are described as: (1) Definition of Accurate software; (2) Benefits of Accurate software; (3) Features in Accurate software; (4) Operation of Accurate software features RMA, Cash & Bank, and General Ledger. Accurate software training is carried out using the following methods: (1) Planning, (2) Implementation of PKM using educational methods and training methods, (3) Evaluation of results using pre-test and post-test quizzes, (4) Evaluation of partner satisfaction through questionnaires, (5) Dissemination of results through scientific publications. The outputs produced are scientific publication journals, IPR certificates, and posters. Perkembangan teknologi informasi dan perkembangan industri 4.0, memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam menjalankan usahanya, pengadaan pembukuan, pelaporan keuangan, dan interpretasi laporan keuangan.. Dalam pembukuan dan pelaporan keuangan, banyak perusahaan menggunakan bantuan software akuntansi, sehingga perusahaan dapat lebih fokus pada penetapan strategi dan pengambilan keputusan yang akan mendatangkan keuntungan.. Pengaplikasian software Accurate membutuhkan kompetensi khusus, sehingga penting sekali bagi perusahaan untuk memberikan pelatihan kepada karyawannya agar dapat mengaplikasi software Accurate dengan baik. Tujuan pelatihan software Accurate adalah untuk meningkatkan kompetensi keahlian siswa, serta siswa dapat menghasilkan pelaporan keuangan yang akurat dan dapat diandalkan (reliable). Alasan penulis mengadakan pelatihan software Accurate di SMA Kristoforus adalah karena peRMAsalahan yang dihadapi oleh mitra, yaitu siswa-siswa belum pernah menerima pelatihan akuntansi berbasis software baik di dalam kurikulum sekolah maupun dalam ekstrakulikuler, sehingga siswa-siswa tidak memiliki keahlian kompeten dalam mengaplikasikan software akuntansi. PeRMAsalahan mitra di atas dijabarkan menjadi: (1) Definisi software Accurate; (2) Manfaat software Accurate; (3) Fitur-fitur yang ada di software Accurate; (4) Pengoperasian software Accurate fitur RMA, Cash & Bank, dan General Ledger. Pelatihan software Accurate dilaksanakan dengan metode sebagai berikut: (1) Perencanaan, (2)Pelaksanaan PKM dengan menggunakan metode edukasi dan metode pelatihan, (3) Evaluasi hasil menggunakan kuis pre test dan post test, (4) Evaluasi kepuasan mitra melalui kuesioner, (5) Diseminasi hasil melalui publikasi ilmiah. Luaran yang dihasilkan yaitu jurnal publikasi ilmiah, sertifikat HKI, dan poster.