Fensia Analda Souhoka
Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Produk HerbaZenTea – Teh Tradisional Berkhasiat untuk Tubuh Sehat dan Bugar Syefira Salsabila; Fensia Analda Souhoka; Nurani Hasanela; Daniella Elizabeth Engel
Innovation for Community Service Journal Vol 4 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Department of Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/icsj.v4i1.25560

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat Negeri Hila, Kabupaten Maluku Tengah melalui inovasi produk teh herbal HerbaZenTea berbasis tanaman lokal sebagai alternatif pencegahan penyakit dan meningkatkan imunitas tubuh. Potensi tanaman herbal seperti daun katuk (Sauropus androgynus), jahe (Zingiber officinale), dan sereh (Cymbopogon citratus) di wilayah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan masih terbatas pada penggunaan tradisional sederhana. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat meliputi kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan tanaman herbal lokal sebagai minuman kesehatan preventif, keterbatasan keterampilan dalam pengolahan teh herbal yang higienis, teknik pengemasan, serta strategi pemasaran yang bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 melalui metode sosialisasi, demonstrasi pembuatan dan penyajian teh herbal, serta diskusi interaktif bersama masyarakat. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan tanaman herbal, manfaat kesehatan, gambaran modal usaha mandiri, serta pengolahan dan penyajian yang higienis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat produk teh HerbaZenTea serta tumbuhnya minat untuk mengembangkan produk teh herbal secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian kesehatan dan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.