Imas Hayati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Kontekstual dan Berbasis Bermain dalam Internalisasi Nilai Pendidikan Agama Islam Anak Usia Dini Imas Hayati; Iskandar Mirza
An-nida: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/an-nida.v14i1.4159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) pada anak usia dini di TK Nusa Indah Subang, dengan fokus pada pendekatan kontekstual dan strategi pedagogis yang digunakan oleh pendidik. Di tengah arus globalisasi dan krisis pendidikan modern, masa kanak-kanak merupakan fondasi paling kritis bagi rekonstruksi epistemologis dan pembentukan karakter holistik yang berbasis pada adab dan nilai-nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI secara efektif dilakukan melalui pembiasaan doa harian, praktik ibadah sederhana, serta keteladanan (uswah hasanah) yang mendalam dari para guru. Selanjutnya, metode penceritaan kisah Islami dan pembelajaran berbasis bermain diintegrasikan secara mulus ke dalam aktivitas sehari-hari, menciptakan lingkungan pembelajaran mendalam (deep learning) yang bermakna. Faktor pendukung mencakup komitmen guru yang kuat, kepemimpinan instruksional yang kokoh, budaya religius sekolah yang imersif, serta keterlibatan aktif orang tua. Sebaliknya, faktor penghambat meliputi keterbatasan media pembelajaran interaktif dan alokasi waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pedagogis yang kontekstual, sesuai tahap perkembangan, dan berbasis pembiasaan sangat efektif dalam memperkuat karakter keislaman dan kompetensi abad 21 pada pendidikan anak usia dini.