Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Live Streaming, Online Customer Review, Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion pada Platform Shopee dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Khairunnisa; Nadia Fitriana Purba; Suwadi; Hastuti Handayani Harahap
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 12 (2026): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i12.2361

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam transaksi e-commerce pada platform Shopee yang mendominasi pasar Indonesia, terutama pada kategori produk fashion. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh live streaming, online customer review, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk fashion pada platform Shopee dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Kajian ini berlandaskan pada Social Presence Theory, Information Adoption Model, dan Expectancy-Disconfirmation Theory sebagai kerangka teoretis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat replikasi terhadap 100 responden pengguna Shopee di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, yang dipilih melalui teknik snowball sampling menggunakan rumus Cochran. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, dengan kualitas produk sebagai variabel paling dominan. Sebaliknya, online customer review tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan daya jelas model sebesar 36,1%. Penelitian ini menegaskan bahwa keputusan pembelian di era digital dipengaruhi oleh kombinasi fitur interaktif dan persepsi kualitas produk, serta membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya terjadi di kota besar, melainkan juga di kota menengah seperti Kota Tebing Tinggi.