Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

E-MUL: Model Edukasi Digital untuk Meningkatkan Literasi Keuangan dan Pendapatan UMKM Berbasis Mobile Learning di Kabupaten Sedang Bedagai Yenni Arfah; Suwadi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 11 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i11.9792

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the Indonesian economy, including in Serdang Bedagai Regency, making this sector a key driver of local economic growth. However, most female MSMEs still face challenges in financial literacy, particularly in cash flow recording, capital management, and financing decision-making. This study aims to develop a Green Economy-based Digital Microfinance conceptual model designed to improve financial literacy and strengthen access to capital for female MSMEs in rural areas. The method used is Research and Development (R&D), which includes problem identification, literature review, model design, and limited trials. The results show that the developed model combines three main components: (i) microfinance literacy, which improves transaction recording skills by up to 30% with an average increase in literacy scores of 22%; (ii) integration of green economy principles, which encourages 65% of business actors to consider resource efficiency and environmental sustainability practices; and (iii) a mobile learning approach, which was positively appreciated by 88% of respondents because it provides flexible access and accelerates material understanding. Overall, this model has proven relevant in addressing the financial literacy needs of women-led MSMEs in rural areas, while also offering a new direction in empowering micro-enterprises oriented toward sustainability.
Pengaruh Live Streaming, Online Customer Review, Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion pada Platform Shopee dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Khairunnisa; Nadia Fitriana Purba; Suwadi; Hastuti Handayani Harahap
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 12 (2026): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i12.2361

Abstract

Pertumbuhan ekonomi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam transaksi e-commerce pada platform Shopee yang mendominasi pasar Indonesia, terutama pada kategori produk fashion. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh live streaming, online customer review, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk fashion pada platform Shopee dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Kajian ini berlandaskan pada Social Presence Theory, Information Adoption Model, dan Expectancy-Disconfirmation Theory sebagai kerangka teoretis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat replikasi terhadap 100 responden pengguna Shopee di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, yang dipilih melalui teknik snowball sampling menggunakan rumus Cochran. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan perangkat SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, dengan kualitas produk sebagai variabel paling dominan. Sebaliknya, online customer review tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan daya jelas model sebesar 36,1%. Penelitian ini menegaskan bahwa keputusan pembelian di era digital dipengaruhi oleh kombinasi fitur interaktif dan persepsi kualitas produk, serta membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya terjadi di kota besar, melainkan juga di kota menengah seperti Kota Tebing Tinggi.