R. Rizal Isnanto
Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Komputer Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 5027

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Eskalator Otomatis di Underpass Stasiun Pasar Senen Berdasarkan Pengguna Menggunakan PLC Omron Andika Junata Akbar; R. Rizal Isnanto; Agus Suprihanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26849

Abstract

Stasiun Pasar Senen merupakan salah satu stasiun dengan volume penumpang tertinggi di Jakarta, sehingga memerlukan fasilitas yang memadai untuk menunjang kenyamanan dan efisiensi pelayanan. Salah satu fasilitas yang dibutuhkan adalah eskalator pada akses underpass guna mendukung mobilitas penumpang. Umumnya, eskalator di stasiun selalu aktif meskipun tidak ada pengguna, sehingga kurang efisien dari segi energi. Berdasarkan hal tersebut, dirancanglah sistem eskalator otomatis berbasis PLC (Programmable Logic Controller) yang hanya aktif saat mendeteksi keberadaan pengguna, dan nonaktif saat tidak digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem tidak akan beroperasi sebelum area kerja (work area) diaktifkan. Setelah diaktifkan, eskalator bergerak ke atas dan sensor bawah akan mendeteksi keberadaan pengguna. Timer akan berjalan selama maksimal 10 detik. Jika tidak ada pengguna yang terdeteksi selama periode tersebut, eskalator akan berhenti. Namun, jika pengguna terdeteksi sebelum timer habis, waktu akan di-reset dan eskalator tetap menyala. Proses ini terus berlangsung hingga work area dinonaktifkan. Kata kunci: PLC, eskalator, naik, timer, work area
Analisis Desain Bukaan dalam Mengurangi Beban Pendinginan Pada Rumah Tipe 70 Wahyu Widayanto; Aries Susanty; R. Rizal Isnanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain tata letak bangunan dan dimensi bukaan pada dinding terhadap pengurangan beban pendinginan serta biaya energi tahunan di lingkungan tropis Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi efisiensi energi melalui optimalisasi bukaan dan tata letak bangunan untuk meningkatkan kenyamanan termal sekaligus mengurangi konsumsi energi pendinginan. Metode penelitian dilakukan menggunakan perangkat lunak simulasi Grasshopper dengan data cuaca Jakarta dalam format .epw. Simulasi memodelkan 2 alternatif tata letak bangunan dan 3 set dimensi bukaan untuk mengukur nilai radiasi matahari tahunan serta kebutuhan energi pendinginan. Parameter seperti luas bangunan, jenis bukaan dan energi lainnya diperhitungkan untuk memperoleh hasil yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak alternatif dengan desain bukaan yang optimal dapat mengurangi beban pendinginan secara signifikan. Perubahan kecil dalam dimensi bukaan, seperti penyesuaian antara 10-30 cm, menghasilkan penghematan biaya listrik tahunan sebesar Rp100.000 hingga Rp200.000. Tata letak alternatif yang dipilih mampu memanfaatkan ventilasi alami dan mengurangi radiasi termal hingga mencapai efisiensi energi yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan arsitektur yang responsif terhadap iklim untuk mencapai keberlanjutan energi dan penghematan biaya operasional bangunan. Kata kunci: desain tata letak, beban pendinginan, Indonesia, keberlanjutan energi