Aries Susanty
Program Studi Program Profesi Insinyur, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 5027

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Desain Bukaan dalam Mengurangi Beban Pendinginan Pada Rumah Tipe 70 Wahyu Widayanto; Aries Susanty; R. Rizal Isnanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 5 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.26851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain tata letak bangunan dan dimensi bukaan pada dinding terhadap pengurangan beban pendinginan serta biaya energi tahunan di lingkungan tropis Indonesia. Fokus utama penelitian adalah mengevaluasi efisiensi energi melalui optimalisasi bukaan dan tata letak bangunan untuk meningkatkan kenyamanan termal sekaligus mengurangi konsumsi energi pendinginan. Metode penelitian dilakukan menggunakan perangkat lunak simulasi Grasshopper dengan data cuaca Jakarta dalam format .epw. Simulasi memodelkan 2 alternatif tata letak bangunan dan 3 set dimensi bukaan untuk mengukur nilai radiasi matahari tahunan serta kebutuhan energi pendinginan. Parameter seperti luas bangunan, jenis bukaan dan energi lainnya diperhitungkan untuk memperoleh hasil yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak alternatif dengan desain bukaan yang optimal dapat mengurangi beban pendinginan secara signifikan. Perubahan kecil dalam dimensi bukaan, seperti penyesuaian antara 10-30 cm, menghasilkan penghematan biaya listrik tahunan sebesar Rp100.000 hingga Rp200.000. Tata letak alternatif yang dipilih mampu memanfaatkan ventilasi alami dan mengurangi radiasi termal hingga mencapai efisiensi energi yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan arsitektur yang responsif terhadap iklim untuk mencapai keberlanjutan energi dan penghematan biaya operasional bangunan. Kata kunci: desain tata letak, beban pendinginan, Indonesia, keberlanjutan energi