Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Terapi Modern Dressing untuk Penyembuhan Luka Dekubitus pada Pasien Lansia Menggunakan Terapi Madu dan Terapi Aloe vera Zulmah Astuti; Siti Khadijah; Virna Nur Halizza; Rizka Dwi Purnamasari; Fauziyah Ardelia; Salsabila Sarda Amelia; Kamila Candra Maulani; Muhammad Raffi Nasywan Bagus Mulyana
Journal of Literature Review Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8tmn4464

Abstract

Luka dekubitus merupakan kerusakan jaringan akibat tekanan berkepanjangan yang sering terjadi pada pasien lansia dengan keterbatasan mobilitas atau tirah baring dalam waktu lama. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko infeksi, memperpanjang masa perawatan, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Salah satu upaya yang dikembangkan dalam perawatan luka dekubitus adalah penggunaan modern dressing dengan bahan alami seperti madu dan Aloe vera. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi madu dan Aloe vera dalam penyembuhan luka dekubitus pada pasien lansia. Metode penelitian menggunakan literature review terhadap 13 artikel nasional dan internasional yang memenuhi kriteria inklusi, yaitu artikel full text berbahasa Indonesia maupun Inggris, diterbitkan tahun 2021–2026, membahas penggunaan madu dan Aloe vera pada penyembuhan luka dekubitus, serta menggunakan desain penelitian eksperimental, quasi-experimental, randomized controlled trial, studi kasus, atau case report. Artikel diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, Garuda, dan SINTA. Hasil telaah menunjukkan bahwa terapi madu dan Aloe vera efektif dalam menjaga kelembapan luka, meningkatkan pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi, mengurangi inflamasi, menghambat pertumbuhan bakteri, serta mempercepat proses penyembuhan luka. Dengan demikian, terapi madu dan Aloe vera dapat menjadi alternatif intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif dalam mendukung penyembuhan luka dekubitus pada pasien lansia.
Literature Review: Konseling Keluarga terhadap Kekerasasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Bachtiar Safrudin; Kartika Setia Purdani; Rizka Dwi Purnamasari; Putri Nadila; Siti Khadijah; Virna Nur Halizza; Nasua Arya Putri; Adam Rizki Azzahdi; Arrasyidi Alfatahillah
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v6i1.10552

Abstract

Family counseling has an important role in preventing and addressing domestic violence (DV), which remains a major social issue with significant psychological, physical, and intergenerational impacts. This study aims to analyze various research findings related to the effectiveness of family counseling in reducing the incidence of DV in Indonesia. Using a literature review method, articles published between 2021–2025 were systematically selected from databases such as Google Scholar, Garuda, and other online sources using keywords including family counseling, domestic violence, and abuse. The reviewed studies show that family counseling improves communication patterns, enhances empathy, increases self-awareness, and helps both victims and perpetrators build healthier relationship dynamics. Counseling interventions also contribute to reducing psychological symptoms experienced by victims, including fear, anxiety, and trauma, while helping perpetrators recognize and manage aggressive behaviors. In addition, several studies highlight that counseling plays a preventive role by strengthening family resilience and breaking intergenerational cycles of violence. Overall, family counseling demonstrates strong potential as a curative and preventive strategy in decreasing DV cases in Indonesia. Strengthening access, reducing stigma, and increasing multidisciplinary support are crucial to maximizing the effectiveness of family-based interventions.