Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN PENGUATAN PEMAHAMAN DEEP LEARNING GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Haykal Aufar Ahdan; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.606

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) masih sering terfokus pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga diperlukan pendekatan yang mampu mendorong pemahaman mendalam peserta didik. Penelitian ini mengkaji manajemen penguatan pemahaman deep learning oleh guru PAI di SMP Negeri 1 Kertanegara, Kabupaten Purbalingga. Penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deep learning berlangsung melalui tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dengan mengidentifikasi latar belakang peserta didik, materi pelajaran, dan dimensi profil lulusan. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan tiga pilar deep learning: mindful learning melalui pembiasaan doa, refleksi, dan kesadaran terhadap keberagaman latar belakang peserta didik; meaningful learning dengan mengaitkan materi pada pengalaman nyata; serta joyful learning melalui suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Evaluasi dilaksanakan secara komprehensif melalui asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Hasilnya, pendekatan deep learning berhasil meningkatkan keterlibatan, memperdalam pemahaman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik dalam pembelajaran PAI.
REKONSTRUKSI KOMPONEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DALAM PENGUATAN KARAKTER SISWA DI ERA DIGITAL Siti Anisah; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.664

Abstract

Penelitian ini meneliti rekonstruksi kurikulum Pendidikan Islam dalam memperkuat karakter siswa di era digital. Dasar penelitian ini berfokus pada pergeseran paradigma pendidikan dari pembelajaran yang berorientasi kognitif menuju internalisasi nilai dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi komponen-komponen dari kurikulum PAI, yang meliputi tujuan, isi, metode, dan sistem evaluasi, dalam mendukung perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait rekonstruksi kurikulum dan pendidikan karakter yang diterbitkan antara tahun 2011 dan 2025. Penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum PAI menekankan pembelajaran kontekstual , metode pembelajaran aktif, dan sistem evaluasi holistik yang mengintegrasikan dimensi moral, sosial, dan spiritual. Penelitian juga menemukan bahwa penguatan karakter yang efektif memerlukan penyesuaian kurikulum berdasarkan tingkat pendidikan serta kolaborasi antarsekolah, keluarga, dan komunitas. Penyesuaian kurikulum berdasarkan jenjang pendidikan serta kolaborasi antarsekolah, keluarga, dan masyarakat. Kesimpulannya, rekonstruksi kurikulum PAI yang berlandaskan nilai spiritual, pendekatan pembelajaran abad ke-21, dan integrasi teknologi pendidikan memiliki potensi signifikan dalam memperkuat identitas moral dan karakter siswa di era digital.
IMPLEMENTASI KURIKULUM DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PAI Ahmad Ulil Albab; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.675

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia masih didominasi pendekatan behavioris yang mereduksi proses belajar menjadi transfer pengetahuan satu arah dan hafalan, sehingga pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Islam berhenti pada tataran kognitif tanpa mencapai tahap internalisasi dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi implementasi kurikulum deep learning dalam PAI, mengidentifikasi faktor pendukung keberhasilan, serta hambatan yang perlu diantisipasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur integratif terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi dengan analisis tematik model Braun dan Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi empat pola implementasi: pembelajaran berbasis pertanyaan esensial, pembelajaran berbasis proyek dan inkuiri, refleksi kritis melalui jurnal harian, dan pembelajaran kolaboratif berbasis komunitas. Pendekatan ini terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran pada dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Faktor kunci keberhasilan meliputi kompetensi guru, dukungan kepala sekolah, dan kesiapan siswa; sedangkan hambatan utama mencakup tekanan penuntasan kurikulum, keterbatasan desain pembelajaran autentik, resistensi orang tua, dan kesenjangan infrastruktur digital. Studi ini merekomendasikan model implementasi empat tahap: reorientasi tujuan pembelajaran, perancangan pengalaman belajar autentik, fasilitasi aktif proses belajar, dan penilaian berbasis bukti pemahaman. Temuan ini menegaskan bahwa kurikulum deep learning sejalan dengan tradisi epistemologis Islam fahm, tadabbur, dan tafakkur yang dirumuskan kembali dalam bahasa pengajaran kontemporer.
PENGUATAN SOFT SKILLS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI KELAS X SMK NEGERI 1 PURWOJATI Nurul Nurgiyanti; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan soft skills sumber daya manusia (SDM) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti di kelas X SMK Negeri 1 Purwojati Kabupaten Banyumas. Pembelajaran PAI di Sekolah Menengah Kejuruan tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman materi keagamaan, tetapi juga mengembangkan soft skills yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, dan peserta didik kelas X. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan soft skills dilakukan melalui tiga tahapan: (1) perencanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan profil pelajar Pancasila; (2) pelaksanaan pembelajaran aktif menggunakan model Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), diskusi kelompok, dan presentasi; serta (3) evaluasi yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Soft skills yang berkembang meliputi komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, kepercayaan diri, disiplin, dan kemampuan memecahkan masalah. Faktor pendukung meliputi metode pembelajaran aktif dan pembiasaan keagamaan, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu dan rendahnya minat peserta didik terhadap mata pelajaran umum.