Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEKONSTRUKSI KEJAYAAN DINASTI TURKI USMANI: ANALISIS KRITIS ATAS FAKTOR KEBANGKITAN DAN KEMUNDURAN DALAM PERSPEKTIF SEJARAH ISLAM Siti Anisah; Kholid Mawardi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.663

Abstract

Dinasti Turki Usmani merupakan salah satu peradaban Islam terbesar yang memiliki pengaruh signifikan dalam bidang politik, militer, ekonomi, sosial, dan kebudayaan selama lebih dari enam abad. Narasi sejarah yang berkembang sering kali menempatkan kejayaan dan kemunduran Turki Usmani dalam kerangka yang bersifat linier dan normatif, sehingga diperlukan kajian yang lebih kritis untuk memahami kompleksitas faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Artikel ini bertujuan untuk mendekonstruksi konsep kejayaan dinasti Turki Usmani melalui analisis kritis terhadap faktor-faktor kebangkitan dan kemundurannya dalam perspektif sejarah Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kajian pustaka (library research) dengan pendekatan historis-kritis melalui penelaahan berbagai literatur, artikel ilmiah, dan sumber sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebangkitan dinasti Turki Usmani tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer dan ekspansi wilayah, tetapi juga oleh kepemimpinan yang visioner, sistem administrasi yang efektif, toleransi terhadap keragaman masyarakat, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika politik regional dan global. Sementara itu, kemunduran dinasti dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensional, seperti lemahnya kualitas kepemimpinan, krisis ekonomi, korupsi birokrasi, stagnasi ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatnya intervensi negara-negara Eropa, serta munculnya gerakan nasionalisme di wilayah kekuasaannya. Dekonstruksi terhadap narasi kejayaan dan kemunduran menunjukkan bahwa perjalanan sejarah Turki Usmani merupakan proses yang kompleks, dinamis, dan tidak dapat dijelaskan hanya melalui satu faktor tunggal. Oleh sebab itu, pemahaman yang komprehensif terhadap sejarah Turki Usmani dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan studi sejarah Islam yang lebih kritis, objektif, kontekstual.
REKONSTRUKSI KOMPONEN PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DALAM PENGUATAN KARAKTER SISWA DI ERA DIGITAL Siti Anisah; Nurfuadi
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.664

Abstract

Penelitian ini meneliti rekonstruksi kurikulum Pendidikan Islam dalam memperkuat karakter siswa di era digital. Dasar penelitian ini berfokus pada pergeseran paradigma pendidikan dari pembelajaran yang berorientasi kognitif menuju internalisasi nilai dan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi komponen-komponen dari kurikulum PAI, yang meliputi tujuan, isi, metode, dan sistem evaluasi, dalam mendukung perkembangan moral siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait rekonstruksi kurikulum dan pendidikan karakter yang diterbitkan antara tahun 2011 dan 2025. Penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi kurikulum PAI menekankan pembelajaran kontekstual , metode pembelajaran aktif, dan sistem evaluasi holistik yang mengintegrasikan dimensi moral, sosial, dan spiritual. Penelitian juga menemukan bahwa penguatan karakter yang efektif memerlukan penyesuaian kurikulum berdasarkan tingkat pendidikan serta kolaborasi antarsekolah, keluarga, dan komunitas. Penyesuaian kurikulum berdasarkan jenjang pendidikan serta kolaborasi antarsekolah, keluarga, dan masyarakat. Kesimpulannya, rekonstruksi kurikulum PAI yang berlandaskan nilai spiritual, pendekatan pembelajaran abad ke-21, dan integrasi teknologi pendidikan memiliki potensi signifikan dalam memperkuat identitas moral dan karakter siswa di era digital.