Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MENSTIMULASI KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH ANAK USIA DINI Desi Sri Fitriatuningsih; Layla Mardliyah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.623

Abstract

Pengembangan keterampilan memecahkan masalah pada anak usia dini menjadi salah satu fokus penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan. Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dipandang mampu memberikan pengalaman belajar yang mendorong anak untuk mengeksplorasi, bereksperimen, serta menemukan solusi terhadap berbagai permasalahan sederhana. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran STEAM dalam pembelajaran anak usia dini dan menganalisis kontribusinya dalam menstimulasi keterampilan memecahkan masalah anak di TK Diponegoro 25 Karangnangka Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peserta penelitian termasuk kepala sekolah, guru, siswa kelompok B, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Pembelajaran STEAM dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah anak melalui kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan, menemukan informasi melalui kegiatan pengamatan dan percobaan sederhana, memahami hubungan sebab akibat peristiwa, dan mencari solusi ketika menghadap kesulitan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan menggunakan alat dan bahan sesuai kebutuhan, pembelajaran STEAM memiliki banyak manfaat.
IMPLEMENTASI PROGRAM PRESENSI MANDIRI DALAM MENSTIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Dwi Yuliana; Layla Mardliyah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan program presensi mandiri sebagai upaya stimulasi motorik halus pada anak usia dini di RA Muslimat NU Diponegoro 231 Pasir Wetan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data mencakup kepala sekolah, tiga guru kelas, dan tiga orang tua peserta didik yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan tiga teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data berpedoman pada model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa program presensi mandiri merupakan bentuk pembiasaan harian yang dijalankan sebelum kegiatan belajar dimulai dan difungsikan sebagai sarana pendorong perkembangan motorik halus anak. Aktivitas dalam program disusun secara berjenjang, dimulai dari mencap dengan jari tangan, membuat aneka variasi garis, mengenal bentuk geometri sederhana, berlatih menulis huruf alfabet, menulis angka, hingga menuliskan nama sendiri. Pelaksanaan yang konsisten dan berkesinambungan membuka peluang bagi anak untuk mengembangkan keterpaduan gerak mata dan tangan, ketepatan kendali gerak, kelenturan jari-jemari, serta kemampuan memanfaatkan alat tulis. Program ini terbukti memberi dampak positif terhadap motorik halus anak, antara lain tercermin pada meningkatnya kemampuan menggenggam pensil secara tepat, menelusuri pola dan alur garis, menuliskan huruf dan angka, serta menuliskan namanya sendiri. Pemantauan perkembangan anak dilaksanakan menggunakan beberapa instrumen, yaitu pengamatan langsung, lembar ceklis perkembangan, dan dokumentasi hasil karya anak. Atas dasar temuan tersebut, program presensi mandiri dapat direkomendasikan sebagai salah satu bentuk pembiasaan yang efektif dalam menunjang stimulasi dan perkembangan motorik halus anak usia dini.