Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM PRESENSI MANDIRI DALAM MENSTIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Dwi Yuliana; Layla Mardliyah
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 6 No 6 (2026): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v6i6.656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan program presensi mandiri sebagai upaya stimulasi motorik halus pada anak usia dini di RA Muslimat NU Diponegoro 231 Pasir Wetan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data mencakup kepala sekolah, tiga guru kelas, dan tiga orang tua peserta didik yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan tiga teknik, yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data berpedoman pada model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa program presensi mandiri merupakan bentuk pembiasaan harian yang dijalankan sebelum kegiatan belajar dimulai dan difungsikan sebagai sarana pendorong perkembangan motorik halus anak. Aktivitas dalam program disusun secara berjenjang, dimulai dari mencap dengan jari tangan, membuat aneka variasi garis, mengenal bentuk geometri sederhana, berlatih menulis huruf alfabet, menulis angka, hingga menuliskan nama sendiri. Pelaksanaan yang konsisten dan berkesinambungan membuka peluang bagi anak untuk mengembangkan keterpaduan gerak mata dan tangan, ketepatan kendali gerak, kelenturan jari-jemari, serta kemampuan memanfaatkan alat tulis. Program ini terbukti memberi dampak positif terhadap motorik halus anak, antara lain tercermin pada meningkatnya kemampuan menggenggam pensil secara tepat, menelusuri pola dan alur garis, menuliskan huruf dan angka, serta menuliskan namanya sendiri. Pemantauan perkembangan anak dilaksanakan menggunakan beberapa instrumen, yaitu pengamatan langsung, lembar ceklis perkembangan, dan dokumentasi hasil karya anak. Atas dasar temuan tersebut, program presensi mandiri dapat direkomendasikan sebagai salah satu bentuk pembiasaan yang efektif dalam menunjang stimulasi dan perkembangan motorik halus anak usia dini.