Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Gizi Goes to School: Edukasi Gizi Seimbang untuk Meningkatkan Kesadaran Gizi Remaja di Kota Batam Tisa Rahma Sari; Miftahul Jannah; Adelia Paradya Zetta; Prananingrum Kinasih; Beatrice Cynthia Walter; Wahyu Aulia Hasibuan; Honey Yahdillah
Madani: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/madani.v4i3.12159

Abstract

Remaja merupakan fase penting dalam pembentukan perilaku kesehatan yang berkelanjutan sepanjang kehidupan, namun juga menjadi periode yang rentan terhadap berbagai masalah gizi akibat pola makan yang tidak sehat dan rendahnya literasi gizi. Rendahnya konsumsi buah dan sayur serta tingginya makanan tinggi gula dan lemak menjadi tantangan global pada kelompok usia ini. Oleh karena itu, intervensi berbasis sekolah diperlukan untuk meningkatkan literasi gizi dan perilaku makan sehat pada remaja. Program pengabdian kepada masyarakat “Gizi Goes to School” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai gizi seimbang. Kegiatan dilaksanakan pada 8–13 Februari 2026 di empat sekolah menengah di Kota Batam. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, diskusi interaktif, promosi pendidikan kesehatan, serta pengukuran antropometri sederhana. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa serta kesadaran terhadap pentingnya pemantauan status gizi. Pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Program ini berpotensi menjadi strategi promotif-preventif dalam meningkatkan perilaku makan sehat pada remaja.
Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Raja sebagai Cookies Fungsional untuk Peningkatan UMKM Kelurahan Sambau Wahyu Aulia Hasibuan; Miftahul Jannah; Prananingrum Kinasih; Honey Yahdillah; Tisa Rahma Sari; Adelia Paradya Zetta
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v4i3.12164

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah kulit pisang raja (Musa acuminata) menjadi cookies fungsional yang bernilai ekonomi guna mendukung pengembangan UMKM di Kelurahan Sambau, Kota Batam. Program dilaksanakan pada Maret 2026 dengan melibatkan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup kandungan gizi dan senyawa bioaktif kulit pisang, proses pembuatan tepung kulit pisang, teknik produksi cookies, serta pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai potensi kulit pisang sebagai bahan pangan fungsional yang kaya serat dan antioksidan. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan seluruh tahapan pengolahan secara mandiri, mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pemanggangan cookies. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik sensori yang baik, seperti aroma khas, warna kecokelatan, dan tekstur yang dapat diterima oleh peserta. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan dan pengembangan produk pangan lokal bernilai tambah. Dengan demikian, pemanfaatan limbah kulit pisang raja sebagai cookies fungsional berpotensi menjadi inovasi pangan yang mendukung penguatan ekonomi masyarakat serta penerapan konsep sustainable food dan zero waste.
Peningkatan Literasi Mahasiswa tentang Ultra Processed Food dan Sedentary Lifestyle melalui Forum Diskusi Ilmiah Prananingrum Kinasih; Miftahul Jannah; Adelia Paradya Zetta; Beatrice Cynthia Walter
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i3.9925

Abstract

Changes in modern lifestyles have driven the emergence of a dual epidemic characterized by increased consumption of ultra-processed foods (UPF) and a sedentary lifestyle. As a productive age group, college students are at high risk for both of these factors due to unhealthy activity patterns and consumption habits. This scientific discussion forum aims to improve students’ literacy regarding UPF and sedentary lifestyles. The method used was an interactive discussion involving faculty members as resource persons and students as participants. The activity was held on November 14, 2025, in the video conference (ViCon) room at Batam International University with 24 participants. The results of the activity showed an increase in students’ knowledge and awareness regarding the characteristics of UPF, its impact on health, and the risks of a sedentary lifestyle. Students also demonstrated a critical attitude in choosing consumption patterns and began to realize the importance of physical activity. The conclusion of this activity is that scientific discussion forums are effective as an educational medium in improving student literacy regarding the double epidemic and strengthening the role of students as agents of change in implementing and disseminating healthy lifestyle behaviors. Keywords: health education; sedentary lifestyle; student literacy; ultra processed food.   Abstrak Perubahan gaya hidup modern telah mendorong terjadinya fenomena epidemi ganda yang ditandai dengan meningkatnya konsumsi UPF dan sedentary lifestyle. Mahasiswa sebagai kelompok usia produktif memiliki risiko tinggi terhadap kedua faktor tersebut akibat pola aktivitas dan kebiasaan konsumsi yang kurang sehat. Kegiatan forum diskusi ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa terkait UPF dan sedentary lifestyle. Metode yang digunakan adalah diskusi interaktif yang melibatkan dosen sebagai narasumber dan mahasiswa sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 14 November 2025 di ruang video conference (ViCon) Universitas Internasional Batam dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa terkait karakteristik UPF, dampaknya terhadap kesehatan, serta risiko sedentary lifestyle. Mahasiswa juga menunjukkan sikap yang kritis dalam memilih pola konsumsi dan mulai menyadari pentingnya aktivitas fisik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah forum diskusi ilmiah efektif sebagai media edukasi dalam meningkatkan literasi mahasiswa mengenai epidemi ganda serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menerapkan dan menyebarluaskan perilaku hidup sehat. Kata kunci: edukasi kesehatan; literasi mahasiswa; sedentary lifestyle; ultra processed food.
Pemanfaatan Mangrove sebagai Produk Cookies untuk Peningkatan Keterampilan Perempuan Pesisir di Nongsa Honey Yahdillah; Miftahul Jannah; Prananingrum Kinasih; Wahyu Aulia Hasibuan; Tisa Rahma Sari; Adelia Paradya Zetta
Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/se.v4i3.12145

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan pesisir dalam mengoptimalkan potensi ekosistem mangrove sebagai sumber bahan pangan bernilai tambah. Pelaksanaan berlangsung di Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa, Batam, melalui serangkaian pelatihan pembuatan mangrovie cookies yang memanfaatkan daun Sonneratia alba sebagai bahan utama. Program dilaksanakan dengan menggabungkan tiga pendekatan, yakni pemberian edukasi, demonstrasi oleh tim, serta praktik langsung berbasis partisipasi aktif peserta. Luaran kegiatan memperlihatkan perkembangan signifikan dalam wawasan peserta mengenai nilai ekologis dan nutritif mangrove, sekaligus penguasaan teknik pengolahan pangan secara higienis. Hal ini tercermin dari kemampuan peserta dalam mereproduksi penjelasan materi secara mandiri dan menyelesaikan seluruh rangkaian produksi. Produk cookies yang dihasilkan menunjukkan karakteristik organoleptik yang layak, dan peserta memperlihatkan antusiasme terhadap prospek pengembangan usaha berbasis sumber daya pesisir lokal. Program ini turut berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran komunitas terhadap urgensi pelestarian hutan mangrove. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendorong penguatan kapasitas individu sekaligus meletakkan fondasi bagi kemandirian ekonomi masyarakat pesisir yang berkelanjutan.