Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Satisfaction of Outpatient Services at Sarkies Asyiyah Hospital Kudus Regarding the Frequency of BPJS PRB Zunia Khairunnisa; Yayuk Mundriyastutik; Findasari
Indonesian Health Issue Vol. 5 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v5i1.144

Abstract

Background: The BPJS Referral Program (PRB) is intended for patients with stable chronic diseases who require long-term care at FKTP. The frequency of PRB is influenced by patient satisfaction with the referral hospital's services. Objective: to analyze the effect of satisfaction with outpatient services at Sarkies Asyiyah Kudus Hospital on the frequency of BPJS PRB utilization. Method: A correlational analytical study with a quantitative approach was conducted on 30 outpatient respondents participating in BPJS at Sarkies Aisyiyah Kudus Hospital who were selected by Quota Sampling from 14 polyclinics. The research instrument was a patient satisfaction questionnaire based on five dimensions of SERVQUAL (Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy). Data analysis used descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, Spearman correlation, and ordinal logistic regression. Results: All service quality dimensions are in the good–very good category. Spearman's test showed a significant positive relationship between patient satisfaction and the frequency of reverse referrals (p < 0.01) with the largest contribution being Tangible (ρ = 0.884). Ordinal logistic regression produced a Nagelkerke R-Square of 0.97, confirming that satisfaction explains 97% of the variation in reverse referrals. The Tangible dimension has a significant effect (p = 0.026), while the other dimensions are not significant. Conclusion: Outpatient satisfaction influences the frequency of BPJS PRB with the Tangible dimension as the dominant factor. Improvement of physical facilities and service comfort needs to be prioritized to support the effectiveness of the referral system.
Efektivitas Klinik Matematika terhadap Pemahaman dan Kesiapan Siswa Menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Muhammad Rido Wujudi; Ndaru Atmi Purnami; Findasari; Eka Kusumawati; Muhammad Rizky Ardiansyah
Suluh Abdi Vol. 8 No. 1 (2026): Suluh Abdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/suluhabdi.v8i1.2367

Abstract

Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (NU) Banat Kudus menghadapi keterbatasan dalam pembinaan Olimpiade Sains Nasional bidang Matematika, baik dari segi sumber daya manusia pembina, ketersediaan modul, maupun strategi pembelajaran yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa SMA/MA dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional bidang Matematika tingkat kabupaten dan provinsi melalui kegiatan Klinik Matematika. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan yang meliputi webinar, pendampingan intensif, klinik soal, dan pelatihan berbasis uji coba soal dengan model pembelajaran partisipatif, serta evaluasi dan pemantauan. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan desain tes awal dan tes akhir terhadap 36 siswa. Data dianalisis menggunakan skor gain ternormalisasi serta uji Wilcoxon bertanda peringkat karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari [lengkapi nilai tes awal] pada tes awal menjadi [lengkapi nilai tes akhir] pada tes akhir, dengan skor gain ternormalisasi rata-rata sebesar 0,59 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik dengan nilai p < 0,001. Sebanyak [lengkapi jumlah atau persentase peserta] peserta berada pada kategori peningkatan sedang hingga tinggi. Dengan demikian, Klinik Matematika efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa menghadapi Olimpiade Sains Nasional bidang Matematika. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring perguruan tinggi dengan sekolah mitra serta mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan capaian indikator kinerja utama perguruan tinggi.