Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSISTENSI KEARIFAN LOKAL SITUS RASAU BUNTUDALAM MELESTARIKAN EKOSISTEM SUNGAI DI DESAPANGKALAN TUNGKAL, KECAMATAN TUNGKALJAYA, KABUPATEN MUSI BANYUASIN (KAJIANKOMUNIKASI EKOLOGIS) Rahma Saputri
Jurnal Prodi Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Studi Ilmu Komunikasi (MEI)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan eksistensi kearifan lokal Situs Rasau Buntu dalam melestarikan ekosistem sungai di Desa Pangkalan Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data didasarkan pada teori Komunikasi Ekologis yang menekankan keterkaitan antara manusia, budaya, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal Rasau Buntu masih terjaga dan berperan penting dalam perlindungan ekosistem sungai. Nilai-nilai budaya seperti larangan merusak tanaman rasau, tidak membuang limbah ke sungai, serta penerapan praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan menjadi pedoman sosial yang dipatuhi masyarakat. Proses komunikasi ekologis berlangsung melalui cerita rakyat, nasihat orang tua, ritual adat, kegiatan gotong royong, serta sosialisasi oleh pemerintah desa dan tokoh adat. Kearifan lokal tersebut berkontribusi dalam menjaga kualitas air, kelestarian vegetasi rasau, dan keberlanjutan biota sungai sehingga keseimbangan ekosistem tetap terpelihara. Dengan demikian, kearifan lokal Rasau Buntu berfungsi sebagai strategi pelestarian lingkungan yang efektif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.