Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tanggung Jawab Hukum Penyelenggara Dompet Digital di Indonesia Neng Linda Oktaria
Bhirawa Law Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/blj.v7i1.17105

Abstract

Rapid technological advances have transformed the use of payment instruments from physical to electronic, including in Indonesia. In the context of digital wallets, which provide convenience, efficiency, and the benefits of transacting anywhere and anytime, they pose a number of risks such as transaction failure, loss of balance, and even violations of personal data privacy. The problem studied is the legal responsibility of digital wallet operators along with obstacles to transactions in digital wallets and solutions to these obstacles. This study uses a normative juridical research method by examining data derived from secondary data. Based on the results of the study, it is known that this study examines the legal responsibility of digital wallet operators in Indonesia with a normative juridical approach. The results show that responsibility is semi-strict liability, with obstacles in the form of overlapping regulations, low public literacy, and difficulties in proving transactions. Special adaptive regulations and continuous supervision are recommended.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN, KESADARAN, DAN BUDAYA HUKUM MASYARAKAT: MENGENAL HUKUM, MENGHINDARI MASALAH Pursita Ayugandari; Silviantinur Halimy; Yessy Dinasari; Budi Heryanto; Neng Linda Oktaria; Ni Putu Juwanita Dewi; Hayatun Hamid
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Penyuluhan hukum adalah salah satu bentuk atau instrumen utama dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh perguruan tinggi. Hubungan keduanya sangat erat karena penyuluhan hukum menjadi jembatan praktis untuk menyalurkan ilmu akademik langsung ke masyarakat. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum di tingkat kelurahan, pada hari Jumat tanggal 19 Juni 2026, bertempat di Aula Kelurahan Nanggeleng Sekolah Tinggi Hukum Pasundan melaksanakan Penyuhuhan hukum dengan Tema “Meningkatkan Pemahaman, Kesadaran, dan Budaya Hukum Masyarakat: Mengenal Hukum, Menghindari Masalah