Fran Susanto
Universitas Islam Majapahit

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Penonton Menjadi Kreator: Pelatihan Video Interaktif Berbasis Lumi H5P untuk Penguatan Kompetensi Digital Guru SMP dalam Mendukung Pembelajaran Mendalam Deka Anjariyah; Feriyanto; Fran Susanto; Ulil Nurul Imanah
Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Dharma Nusantara: Jurnal Ilmiah Pemberdayaan dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bhinneka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/dharma.v4i1.2303

Abstract

Kompetensi digital guru merupakan prasyarat fundamental dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi yang efektif, namun kesenjangan antara standar kompetensi yang diharapkan dengan kondisi aktual di lapangan masih menjadi tantangan serius. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru SMPN 1 Puri, Kabupaten Mojokerto, melalui pelatihan pengembangan video pembelajaran interaktif berbasis platform Lumi H5P dalam kerangka pembelajaran mendalam (deep learning). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 dengan melibatkan 31 guru lintas mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training) yang dikombinasikan dengan pendampingan intensif, serta evaluasi menggunakan instrumen pretes-postes berbasis Google Forms. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman konsep yang signifikan dari 34,8% (pretes) menjadi 80,3% (postes), dengan delta peningkatan sebesar 45,5 poin persentase. Sebanyak 72% peserta berhasil memproduksi dan mempublikasikan minimal satu video interaktif pada hari pelaksanaan. Tingkat kepuasan peserta mencapai 80% pada kategori puas dan sangat puas, dan 96% peserta berkomitmen mengintegrasikan Lumi H5P dalam pembelajaran ke depan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang kontekstual, aplikatif, dan berorientasi produk terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi digital guru sekaligus mendorong implementasi pembelajaran mendalam di sekolah menengah