Cut Muliani
Universitas Samudra

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTENSITAS DAN TINGKAT SERANGAN HAMA ULAT KANTUNG PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) RAKYAT DI DESA SELAMAT KECAMATAN TENGGULUN KABUPATEN ACEH TAMIANG Novrianda Fahri; Cut Muliani; Iswahyudi Iswahyudi
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jipt.v7i2.34478

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian, namun produktivitasnya sering terganggu oleh serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), salah satunya adalah ulat kantung. Penelitian ini dilakukan di perkebunan kelapa sawit rakyat Desa Selamat, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang dengan fokus pada tanaman belum menghasilkan. Sampel sebanyak 345 pohon diamati dari lima hektar lahan menggunakan metode observasi langsung pada pelepah daun ke-17 untuk menghitung persentase serangan dan jumlah ulat per pohon. Hasil menunjukkan bahwa intensitas serangan berkisar antara 17,5% hingga 50,5% dengan kategori ringan hingga sedang, sementara populasi ulat kantung rata-rata per pohon berkisar antara 0,25 hingga 0,88 ekor dan seluruhnya tergolong ringan. Tanaman tahun tanam 2019 menunjukkan serangan tertinggi, sedangkan tahun 2023 menunjukkan serangan terendah. Tingkat serangan berkorelasi dengan umur tanaman dan kerapatan tajuk, di mana tanaman tua cenderung menciptakan mikroklimat yang mendukung perkembangan hama. Faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, serta keberadaan musuh alami seperti semut rang-rang turut diduga berperan menekan populasi ulat kantung secara alami. Konservasi musuh alami dan pengelolaan tajuk tanaman menjadi langkah penting dalam pengendalian berkelanjutan.