Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isolasi dan Pemurnian DNA Genomik dari Sampel Darah Manusia Menggunakan Metode Spin Column Nuri Febriani; fadilaturahmah fadilaturahmah; Desi Arisanty
Jurnal Sains Dan Teknologi | E-ISSN : 3063-9980 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genomic DNA isolation is a crucial step in various molecular biology analyses because the quality of the DNA obtained is crucial for the success of subsequent analyses. This study aims to describe the process of isolating and purifying genomic DNA from human blood samples using the spin column method and to evaluate the quality of the resulting DNA. The study was conducted at the Biomedical Laboratory, Faculty of Medicine, Andalas University, Padang, West Sumatra. The isolation process was carried out using a silica column-based DNA extraction kit, which includes the stages of cell lysis, DNA binding to a silica membrane, washing, and elution. The quality of the extracted DNA was evaluated based on its concentration and absorbance ratio A260/A280 using a microvolume spectrophotometer. The results showed that most samples had an A260/A280 ratio in the range of 1.80–1.90, indicating DNA with a good level of purity and relatively free from protein contamination. The obtained DNA concentration varied between 1.4–92.2 ng/µl, reflecting differences in extraction efficiency in each sample. The spin column method has proven effective in producing genomic DNA with adequate quality and purity for advanced molecular biology applications, such as PCR, electrophoresis, and sequencing. With its fast, safe, and reproducible procedure, this method has become one of the most widely used techniques in diagnostic laboratories and molecular research.
EDUKASI LALAT SEBAGAI VEKTOR PENYAKIT UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KESEHATAN LINGKUNGAN PADA SISWA SD NEGERI 44 SUNGAI LAREH Elsa Yuniarti; Azzahra Zulia Putri; Alya Fitriani; Julia Ray Marcelina; Nuri Febriani
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat rumah (Musca domestica) merupakan vektor mekanik yang mampu membawa dan menyebarkan berbagai mikroorganisme patogen, termasuk Bacillus cereus yang sering ditemukan pada tubuh lalat dan dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan pada manusia. Lingkungan yang kurang bersih, makanan yang tidak tertutup, serta perilaku hidup tidak higienis berkontribusi terhadap meningkatnya populasi lalat dan risiko penularan penyakit, terutama pada anak usia sekolah dasar yang memiliki tingkat kerentanan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa kelas V SD Negeri 44 Sungai Lareh mengenai lalat sebagai vektor penyakit setelah dilakukan kegiatan edukasi kesehatan. Penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas V sebanyak 40 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang dianalisis melalui metode skoring, kemudian dikategorikan ke dalam tingkat pengetahuan tinggi, sedang, dan rendah. Kegiatan edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi secara langsung menggunakan metode ceramah dan diskusi, serta dilanjutkan dengan pengisian kuesioner untuk mengevaluasi pemahaman siswa. Hasil menunjukkan bahwa 72% siswa berada pada kategori pengetahuan tinggi, 20% pada kategori sedang, dan 8% pada kategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memberikan dampak positif yang terukur terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai peran lalat sebagai vektor penyakit dan upaya pencegahannya. Edukasi kesehatan berbasis sekolah terbukti efektif sebagai strategi preventif dalam mendukung pencegahan penyakit berbasis lingkungan di lingkungan sekolah.