Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN PREVENTIF KESEHATAN GIGI MELALUI APLIKASI TOPIKAL FLUOR PADA GIGI SANTRI DI PESANTREN NURUL IMAN, PARUNG, BOGOR Agus Ardinansyah; Moch Atmaji; Chaerita Maulani; Nur HN Prastiyani; Fathimah A. Attamimi; Bambang S. Trenggono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i6.%p

Abstract

Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan umum pada anak usia sekolah di Indonesia akibat rendahnya kesadaran dan perilaku menjaga kebersihan mulut. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pesantren Nurul Iman, Parung, Kabupaten Bogor, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan siswa dalam menjaga kesehatan gigi melalui edukasi dan aplikasi topikal fluor. Sebanyak 100 siswa kelas 4–6 mengikuti kegiatan yang meliputi penyuluhan interaktif, praktik sikat gigi bersama, aplikasi topikal fluor, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 52% menjadi 85% setelah intervensi. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan menjaga kebersihan gigi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sivitas akademika, guru, dan orang tua dalam mendukung kesehatan gigi santri.
Peningkatan Kesadaran Hukum Kesehatan melalui Edukasi Partisipatif Pasca UU No. 17 Tahun 2023 di Desa Kadubelang, Pandeglang: Enhancing Health Law Awareness through Participatory Education Following Law No. 17 of 2023 in Kadubelang Village, Pandeglang Agus Ardinansyah; Mochammad Atmaji Windrianto; Irfan Islami
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 5 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i5.11237

Abstract

Legal awareness regarding patient and healthcare provider rights and obligations remains low, particularly in rural areas of Indonesia. The enactment of Law No. 17 of 2023 on Health has reshaped the legal framework governing patient-healthcare relations, highlighting the need for community education. This community service project aimed to enhance both the public's and healthcare professionals' understanding of their rights and responsibilities under the new law while promoting a participatory health law culture. A participatory approach was employed through interactive lectures, focus group discussions, and the distribution of an educational booklet titled "Rights and Obligations in Healthcare Services." Evaluations using pre- and post-tests and in-depth interviews demonstrated that participants' legal knowledge improved from 42.3% to 85.7%, awareness of patient rights violations increased by 58%, and understanding of professional accountability among healthcare workers rose by 61%. These findings indicate that community-based legal education effectively enhances legal literacy and fosters stronger ethical and legal relationships between patients and healthcare providers.