Budhi Hadi Syah Putra
Universitas Sunan Giri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH DALAM PROGRAM BIMBINGAN PERKAWINAN BAGI CALON PENGANTIN DI KUA TANDES SURABAYA SEBAGAI PONDASI MENUJU KELUARGA SAKINAH: ACTUALIZATION OF MAQASHID SYARIAH IN THE MARRIAGE GUIDANCE PROGRAM AS A FOUNDATION FOR A SAKINAH FAMILY Budhi Hadi Syah Putra; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi
Al Hakam : The Indonesian Journal of Islamic Family Law and Gender Issues Vol 6 No 1 (2026): Al Hakam
Publisher : Study Program of Islamic Family Law, Syari'ah Faculty, University of Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/7czae186

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan secara mendalam implikasi prinsip maqasid syariah pada program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin di Kantor Urusan Agama (KUA) Tandes Surabaya. Tuntutan kesiapan Rohani dan jasmani pada calon pengantin merupakan suatu aspek kebutuhan yang wajib di landaskan sebelum memasuki dunia pernikahan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, data diambil dari intensitas pelaksanaan wawancara terhadap Kepala KUA, penyuluh agama islam, dan peserta bimbingan, serta observasi langsung pada pelaksanaan program. Analisis dilakukan dengan mengaitkan data dilapangan dengan Prinsip Maqashid Syariah untuk ditarik kesimpulannya. Penelitian menunjukan bahwasanya program bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin di KUA Tandes surabaya merupakan sarana strategis untuk mengaktualisasikan prinsip maqasid syariah yaitu: menjaga agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-‘aql), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal). Program ini mengkorelasikan materi hukum positif, nilai-nilai dalam maqashid syariah yang disampaikan dengan pemaparan menyenangkan dan dikemas secara interaktif untuk menciptakan suasana hangat dan akrab sehinggga materi dapat mudah diterima oleh para peserta, menjadikan bimbingan ini sangat relevan. Rekomendasi dan temuan dalam penelitian ini terkait durasi bimbingan dan program berkelanjutan pasca nikah sebagai solusi untuk membina masyarakat terkait kehidupan berumah tangga.