Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun yang kurang terlatihnya kelenturan jari-jemari sehingga membutuhkan stimulasi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan bermain kolase dengan bahan alam biji-bijian dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A 4-5 tahun di KB Rumah Seru Balikpapan Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini ialah peserta didik usia 4-5 tahun berjumlah 8 orang yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan perkembangan tersebut jika diuraikan mulai dari kondisi pra siklus pada indikator mengkoordinasikan mata dan tangan capaian perkembangan MB sebesar 75% dan BSH 25%, kemudian meningkat di siklus I menjadi MB sebesar 25% dan BSH 75% dan pada siklus II berkembang menjadi BSH 25% dan BSB 76%. Pada indikator menempel, pra siklus capaian MB 88% dan BSH 13% meningkat menjadi MB 25% dan BSH sebesar 75% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi BSH 38% dan BSB 63%. Pada indikator menjumput capaian perkembangan dari MB 88% dan BSH 13% di pra siklus, meningkat menjadi MB 38% dan BSH 63% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi BSH 38% dan BSB 63%.Sehingga dapat disimpulkan melalui kegiatan bermain kolase dengan bahan alam biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A usia 4-5 tahun.