Bima Putra Santoso
Universitas Ivet

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN KOIL RACING TERHADAP PERFORMA PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK 150 CC TAHUN 2009 Bima Putra Santoso; Sena Mahendra; Fahmy Zuhda Bahtiar; Fathur Rahman
Journal of Vocational Education and Automotive Technology Vol 8 No 1 (2026): Journal of Vocational Education and Automotive Technology
Publisher : Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joveat.v8i1.4455

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah: untuk menganalisis pengaruh penggunaan koil racing terhadap torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada sepeda motor 4 tak 150cc tahun 2009. Metode penelitian: pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan variabel dependent dan variabel independent. Pada proses penelitian menggunakan 3000-9000 Rpm pada saat pengujian torsi, daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Hasil penelitian adalah: (1) Hasil torsi menunjukan kenaikan torsi pada koil racing sebesar 0,94% dengan koil standar dan hasil torsi tertinggi pada koil racing crun yaitu: 14.95 N.m pada putaran mesin 7000 rpm. (2) Hasil daya menunjukan kenaikan daya pada koil racing sebesar 0.97% dengan koil standar dan hasil daya tertinggi pada koil racing fukukawa 14.85 HP pada putaran mesin 8.500 rpm. (3) hasil uji konsumsi bahan bakar SFC menunjukan kenaikan pada koil racing 1,3% dengan koil standar dan hasil SFC tertinggi pada koil racing crun sebesar 0,0925% kg/jam pada putaran mesin 9000 rpm. (4) hasil uji emsi gas buang mehasilkan karbon monoksida (CO) mengalami penurunan pada penggunaan koil racing fukukawa 2,43% sedangkan pada koil standar 3,10%. Pada hydrocarbon (HC) mengalami penurunan pada koil racing fukukawa yaitu 372 ppm sedangkan pada koil standar 885 ppm. Pada karbondioksida (CO2) mengalami penurunan pada koil racing 3,69% sedangkan pada koil standar 6,71%. Pada oksigen mengalami penurunan pada koil racing crun yaitu 20,83 sedangkan pada koil standar 20,95%. Kesimpulan yaitu: terjadi kenaikan pada torsi, daya dan konsumsi bahan bakar dan terjadi penurunan pada emisi gas buang kendaraan.