Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Tafsir Al-Qur’an: Studi Perbandingan antara Pendekatan Tradisional dan Kontemporer Muhammad Naufal; Siti Fatimah Azzahra; Anisa
Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/taqrib.v4i1.1368

Abstract

Penelitian ini membahas Memahami Metode Tafsir Al-Qur’an: Pendekatan Tradisional dan Kontemporer dalam Aliran Tafsir dengan menyoroti ruang lingkup metode tafsir, karakteristik pendekatan tradisional, serta pendekatan kontemporer dalam memahami teks suci. Ruang lingkup metode tafsir mencakup prinsip-prinsip dasar penafsiran, sumber-sumber yang digunakan, serta tujuan yang ingin dicapai oleh para mufasir. Pendekatan tradisional biasanya berfokus pada riwayat, bahasa Arab klasik, dan otoritas ulama generasi awal, sehingga penafsirannya cenderung literal dan mempertahankan pandangan salaf. Sementara itu, pendekatan kontemporer menawarkan pembacaan yang lebih kontekstual dengan mempertimbangkan perkembangan sosial, budaya, ilmu pengetahuan modern, serta kebutuhan umat di era global. Perbandingan antara keduanya menunjukkan bahwa pendekatan tradisional kuat dalam akar historis dan autentisitas teks, sedangkan pendekatan kontemporer lebih adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan demikian, integrasi keduanya dapat memberikan pemahaman tafsir yang lebih komprehensif dan relevan bagi masyarakat modern.
Kesadaran Mahasiswa terhadap Bahaya Pinjaman Online Perspektif Fiqh Siyasah dan Muamalah Moh Restu Hoeruman; Dita Machela; Erin Safitri; Pudja Rahmayani; Ririn Handayani; Risma Putri Sari; Istiqomah Syafitri; Nur Salamatul Khasanah; Mutiara Bintari Chabita; Mutia Nandini; Andini Alexa Saputri; Imada Baisisalam; Muhammad Naufal
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran mahasiswa terhadap bahaya pinjaman online serta mengkajinya dalam perspektif fiqh muamalah dan fiqh siyasah. Kesadaran mahasiswa menjadi aspek penting dalam melihat kemampuan mahasiswa dalam memahami risiko penggunaan pinjaman online dari aspek ekonomi, sosial, dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 50 mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang berusia 18–22 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbentuk pertanyaan terbuka (open-ended questions) dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menginterpretasikan jawaban responden berdasarkan teori fiqh muamalah, fiqh siyasah, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengetahui pinjaman online melalui media sosial, namun pemahaman terkait pinjaman legal dan ilegal masih bervariasi. Mayoritas responden menilai pinjaman online mengandung unsur riba dan berpotensi menimbulkan kemudaratan seperti jeratan utang, gangguan psikologis, kebocoran data pribadi, dan penurunan prestasi akademik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kampus dan pemerintah dalam penguatan literasi keuangan syariah serta pengawasan layanan pinjaman online.