Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERTUMBUHAN LUAS PANEN, PRODUKSI, DAN PRODUKTIVITAS PADI PADA KABUPATEN DAN KOTA DI SUMATERA BARAT TAHUN 2018-2025 Andreas Sitanggang; Hendra Alfi; Aflizar Aflizar; Eka Susila
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 13, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v13i2.23798

Abstract

Ketahanan pangan berkaitan erat dengan ketersediaan pangan, dimana padi sebagai komoditas utama memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Perubahan luas panen, produksi, dan produktivitas padi di tingkat daerah menjadi indikator penting dalam melihat dinamika ketersediaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju pertumbuhan luas panen, produksi, dan produktivitas padi pada kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat selama periode 2018-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan menggunakan metode Compound Annual Growth Rate (CAGR) untuk mengukur tingkat pertumbuhan rata-rata tahunan masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas panen dan produksi padi di Provinsi Sumatera Barat cenderung menurun dengan laju pertumbuhan masing-masing sebesar -1,38% dan -1,00% per tahun. Penurunan luas panen terjadi pada 15 kabupaten/kota dan peningkatan pada 4 kabupaten/kota, sedangkan produksi menurun pada 14 kabupaten/kota dan meningkat pada 5 kabupaten/kota. Di sisi lain, produktivitas padi mengalami peningkatan sebesar 0,39% per tahun, dengan 15 kabupaten/kota menunjukkan pertumbuhan positif dan 4 kabupaten/kota mengalami penurunan. Secara umum, penurunan produksi terjadi sejalan dengan penurunan luas panen, sementara peningkatan produktivitas belum sepenuhnya mampu mengimbangi penurunan tersebut. Temuan ini menunjukkan adanya dinamika perkembangan produksi padi yang mencerminkan perubahan pada luas panen dan produktivitas antar wilayah, sehingga diperlukan upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian serta peningkatan produktivitas secara bertahap guna mendukung stabilitas ketersediaan pangan daerah.
PENDAMPINGAN DALAM PEMBUATAN BEDENGAN DAN PENGOLAHAN TANAH DI KELTAN BALAI TINGGI SEPAKAT: APLIKASI TEKNOLOGI Sri Aulia Novita; Indra Laksmana; Hendra Alfi; Andre Setiawan; Malinof Adipati Arga
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4376

Abstract

Permasalahan pengolahan lahan, pembuatan bedengan dan pemeliharaan tanaman merupakan permasalahan yang urgensi oleh Kelompok tani Balai Tinggi Sepakat, karena masih menggunakan pertanian secara tradisional. Pengolahan lahan ini membutuhkan waktu yang lama, biaya yang tinggi, kapasitas kerja yang rendah dan kejerihan kerja. Maka dari itu kami dari Tim PKM Politani Negeri Payakumbuh memberikan penyuluhan, pendampingan dan pembinaan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh kelompok. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dalam pembuatan bedengan dan pengolahan tanah dengan menggunakan mesin kultivator, penyiapan media tanam dan penggunaan mulsa, introduksi mesin pemeliharaan tanaman yaitu mesin sprayer. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan teknik pembuatan bedengan, pengoperasin mesin kultivator, pelatihan budidaya tanaman yang tepat serta pelatihan dan pendampingan penggunaan mesin sprayer. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam pengolahan tanah, pembuatan bedengan, pemeliharaan tanaman dan mampu mengoperasikan mesin kultivator dan sprayer. Lebih dari 85% responden mengakui bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam mengoperasikan mesin-mesin pertanian yang telah diintroduksi