Perkembangan teknologi informasi dan tingginya penetrasi internet di Indonesia mendorong lembaga pendidikan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi manajemen dalam mendukung layanan akademik dan administrasi. Meskipun demikian, implementasi sistem informasi manajemen pendidikan pada sebagian lembaga pendidikan masih belum berjalan secara optimal sehingga mempengaruhi efektivitas pelayanan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, implementasi, dan evaluasi inovasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pendidikan SATUPINTU di SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tim operator, guru, serta pengguna aplikasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan inovasi SIM SATUPINTU dilaksanakan pada awal tahun ajaran melalui analisis kebutuhan, perancangan aplikasi, pengorganisasian tim, dan penyusunan pendanaan. Implementasi sistem dilakukan melalui tahap pengembangan aplikasi dan sosialisasi kepada pengguna. Sistem SATUPINTU dimanfaatkan oleh guru, siswa, dan wali murid untuk mengakses layanan sekolah, seperti absensi, rapor digital, transaksi keuangan, tabungan siswa, jurnal guru, pembayaran tagihan, dan informasi kegiatan sekolah. Evaluasi sistem dilakukan secara insidental, bulanan, dan semesteran dengan melibatkan pimpinan sekolah, tim operator, serta pengguna aplikasi. Hasil evaluasi ditindaklanjuti melalui perbaikan teknis, pengembangan fitur, dan peningkatan kualitas layanan sesuai kebutuhan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi SIM Pendidikan SATUPINTU mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan administrasi dan layanan pendidikan secara lebih terintegrasi, transparan, dan efisien.